Ada Zlatan Ibrahimovic di Balik Kegemerlapan Dean Henderson

Ada Zlatan Ibrahimovic di Balik Kegemerlapan Dean Henderson, Satu pernyataan dibikin oleh Dean Henderson. Penjaga gawang muda Manchester United itu mengaku jika Zlatan Ibrahimovic punyai peranan yang besar dalam kariernya.

Henderson yang disebut produk sekolah tinggi Manchester United dua musim paling akhir mengundang perhatian khalayak. Pasalnya dia berubah jadi salah satunya penjaga gawang terhebat di Inggris waktu dipinjam oleh Sheffield United. Tetapi mulai musim 2020/21 ini, Henderson kembali pada MU. Dia didapuk jadi lawan De Gea untuk status kiper nomor satu MU.

Henderson memaparkan jika dia dapat tampil bagus karena kontribusi Zlatan Ibrahimovic. “Saya masih ingat pada waktu itu, saya baru pulang dari pinjaman ke Grimsby Town,” membuka Henderson di situs sah Tim nasional Inggris. Baca tanggapan komplet si penjaga gawang berikut ini.

Jadi Musuh Tanding

Henderson menyebutkan jika pada waktu itu dia kerap jadi musuh Zlatan di sesion latihan MU. Karena terlatih menantang Zlatan, dia akui tidak begitu kesusahan menantang penyerang-penyerang EPL yang lain. “Pada waktu itu Zlatan baru bergabugn dengan team, serta saya jalani pemanasan dengannya. Untuk saya, itu peristiwa yang cukup edan.”

“Zlatan terus menyepak bola dengan keras, serta saya belum pernah menyaksikan pemain yang melepas sepakan sekuat ia. Jadi dapat bertemu dengannya tiap hari di sesion latihan ialah suatu hal yang fenomenal untuk saya.”

Jadi Ide

Bukan hanya jadi musuh latih tanding yang baik, Henderson akui jika kedatangan Zlatan jadi ide tertentu untuknya. Dia akui ingin mempunyai karier yang panjang dan berlimpah keberhasilan seperti si penyerang.

“Selaku anak kecil yang tumbuh selaku penggemar Manchester United, saya di inspirasi jadi pemain kelihatannya. Saya ingin jadi pemain yang luar biasa untuk team ini serta saya akan ingat itu.” katanya.

Kiprah Tim nasional

Pada tengah minggu tempo hari, Henderson mencatat kiprahnya di Tim nasional Inggris. Si penjaga gawang sukses mencatat clean sheet waktu Inggris menang 3-0 atas Republik Irlandia.

Dovizioso Istirahat dari MotoGP, Apa Kata Valentino Rossi?

Dovizioso Istirahat dari MotoGP, Apa Kata Valentino Rossi?, Andrea Dovizioso sudah memilih untuk vakum dari MotoGP di 2021. Valentino Rossi tidak terkejut andaikan Dovi tidak comeback ke trek balap kembali.
Keputusan itu diambil Dovizioso sesudah pisah dengan Ducati, team yang telah ia bela sepanjang delapan tahun akhir. Kedua pihak tidak berhasil merajut persetujuan baru yang dipercaya tersangkut keuangan.

Pabrikasi Italia itu lalu menunjuk Pecco Bagnaia untuk isi bangku yang ditinggal Dovizioso. Sesaat sang pembalap pernah dihubungkan dengan Aprilia serta status selaku pembalap penguji Yamaha.

Tetapi, toh Dovizioso oke untuk mundur sesaat dari hingar bingar MotoGP. Sekalinya italiano berumur 34 tahun itu akui tidak tutup peluang untuk comeback jika memperoleh penawaran yang pas.

Valentino Rossi sendiri malas memberi komentar banyak berkenaan keputusan kompatriotnya itu. Tetapi, menurutnya Dovizioso bukan bermakna kehilangan nafsu balapan di MotoGP.

“Itu ialah beberapa hal yang individu, aku juga tidak senang saat pembalap-pebalap lain mengulasku, mereka menjelaskan apa saya semestinya pensiun atau mungkin tidak,” sebut Rossi dikutip GPOne. “Saya dapat ngomong jika usia itu hanya satu dari factor alasan.”

“Andrea ialah seorang fans berat motor serta motocross, jika Anda ke Faenza Anda akan menyaksikan ia lakukan beberapa perputaran serta lakukan barbeku dengan rekan-rekan ia. Nafsu ia tak perlu ditanyakan, tetapi apa yang susah ialah segala hal berputar-putar di seputar MotoGP, sebab segala hal yang tidak ada hubungan dengan motor itu ialah loyalitas serta karena itu Anda pun perlu motivasi untuk melawannya.”

“Menurut pendapatku, dengan tahun yang lowong itu Andrea akan pahami berapa besar ia akan rindukan MotoGP. Selanjutnya, ia telah mengakhiri profesinya kemungkinan ia ingin memutuskan untuk selalu di dalam rumah serta bersenang-senang dengan beberapa temannya,” kata Rossi berkenaan Dovizioso.

Jadi Pemain Paling mahal Chelsea, Kai Havertz Tidak Berasa Terbeban

Jadi Pemain Paling mahal Chelsea, Kai Havertz Tidak Berasa Terbeban, Kai Havertz dihadirkan Chelsea dengan bandrol tinggi. Tetapi, bukti ini malah tidak membuat Havertz terbeban.

Havertz jadi bintang di transfer bursa musim panas kemarin. Banyak club disebutkan tertarik menggunakan jasanya sesudah tampil mengagumkan bersama Bayer Leverkusen. Pemain dari Jerman itu pada akhirnya jatuhkan opsi ke Chelsea. Club asal London itu keluarkan 80 juta euro untuk memperoleh Havertz.

Nilai sebesar itu jadikan Havertz selaku pemain paling mahal dalam sejauh riwayat Chelsea. Akhir kali The Blues lakukan pembelian mahal ialah waktu datangkan Kepa Arrizabalaga beberapa musim kemarin.

Tidak Terbeban

Berkaitan besarnya harga transfer dianya, Havertz akui tidak jadi masalah. Dia sekarang ini cuman pengin bermain baik untuk club anyarnya.

“Demikianlah langkah kerja pasar sepak bola. Saya tidak dapat meredamnya. Itu penyebabnya saya tidak ingin begitu pikirkannya,” kata Havertz. “Saya coba bermain sepakbola secara baik. Saya tidak pikirkan ongkos transfer saya saat saya masuk di lapangan.”

Kagumi Lampard

Havertz akui benar-benar mengagumi akan Frank Lampard. Havertz bahkan juga menyaratkan jika peluang belajar pada bos Chelsea itu begitu susah untuk ditampik. “Saya terus berkesan dengan teror cetak golnya. Saya menyaksikan hal tersebut mengagumkan untuk seorang pemain tengah,” tambah havertz.

“Itu sebagai ukuran saya sendiri. Bukti jika ia demikian berhasil serta di saat yang serupa demikian memikat membuat saya berkesan.” Selama ini Kai Havertz telah bermain sekitar 10 kali untuk Chelsea di seluruh gelaran pertandingan. Dia menyumbang 4 gol serta tiga assist.

Juara Dunia atau Tidak, Mir Masih Luar Biasa

Juara Dunia atau Tidak, Mir Masih Luar Biasa, Joan Mir tidak terbeban walau jadi calon kuat peraup titel juara dunia MotoGP 2020. Dia memandang juara atau mungkin tidak musim ini masih mengagumkan buatnya.

Mir sukses mencetak kemenangan pertama kalinya di MotoGP 2020 habis jadi yang paling cepat pada seri MotoGP Eropa di Circuit Ricardo Tormo, Valencia. Kemenangan ini membuat Suzuki Ecstar ini makin kokoh di pucuk klassemen.

Dia kumpulkan 162 point unggul 37 point dari rangking ke-2 serta ke-3 yakni pembalap Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo dan rekanan Segrupnya, Alex Rins, yang sama kumpulkan 125 point. Dengan 2 seri sisa, Mir beberapa langkah kembali merampas titel juara dunia MotoGP 2020.

Keadaan ini bak pisau bermata dua untuk pria 23 tahun ini. Kecuali mendatangkan keyakinan diri, desakan menemani Mir untuk menjadi yang terhebat. Mir Masih Luar Biasa

Mir akui siap hadapi desakan itu serta konsentrasi di dua seri paling akhir. Dia usaha untuk tidak terbeban dengan hal itu. Juara Moto3 2017 ini memperjelas jika juara dunia atau mungkin tidak musim ini teruslah mengagumkan buatnya.

“Saya pikir kami telah memperlihatkan jika desakan bukan permasalahan besar untuk kami,” kata Mir diambil dari Jatuh.

“Yang tentu kami mempunyai desakan. Kami bermain dengan hidup kami serta kami harus betul-betul konsentrasi dari sesuatu yang kami kerjakan.¬† “Itu ialah pekerjaan kami. Untungnya, saya tidak betul-betul tertekan. Desakan ini memberi imbas yang bagus untuk saya.”

“Sebab tahun ini, bila saya memenangi (gelar), itu akan baik untuk saya. Tetapi, bila saya tidak menang, itu akan jadi tahun yang bagus,” terangnya. Mir benar-benar mendatangkan cerita bak dongeng pada musim ini. Pada awal musim ini, terang tidak ada yang menduga dianya bisa menjadi calon kuat peraup titel juara dunia MotoGP 2020.

Ingat, dia 2x tidak berhasil finish di tiga seri awalnya musim ini pada MotoGP Spanyol serta Republik Ceko. Semua kebimbangan untuk Mir itu selanjutnya baru beralih menjadi ketakjuban di beberapa seri selanjutnya.

Stabilitas jadi kunci Mir melejit ke pucuk klassemen pembalap walau baru raih tribune pertama di MotoGP Eropa (balapan keduabelas). Sesudah MotoGP Republik Ceko, dia cuman 2x tidak berhasil naik tribune yakni di MotoGP Styrian (rangking keempat) serta MotoGP Prancis (rangking kesebelas).

Kita tunggu saja, apa Mir sanggup jaga stabilitasnya di dua seri paling akhir? Sekalian, tutup aksi luar umumnya musim ini dengan titel juara.

Keinginan Susy Susanti buat Agung Firman, Ketua umum PBSI yang Baru

Ini Keinginan Susy Susanti buat Agung Firman, Ketua umum PBSI yang Baru, Legenda bulu tangkis Susy Susanti mengharap Ketua Umum PBSI Agung Firman Sampurna tingkatkan catatan prestasi bulu tangkis RI di zaman kepimimpinannya. Minimum melewati titel juara kepengurusan awalnya.

Susy, yang disebut Kepala sektor Pembimbingan Prestasi PBSI zaman Wiranto, terlebih dahulu sampaikan perkataan selamat ke Ketua Tubuh Pemeriksa Keuangan (BPK) yang pada akhirnya dipilih menahkodai induk bulu tangkis nasional. Dia selanjutnya memberi keinginannya. Apa ucapnya?

“Saya menyampaikan selamat ke Bapak Agung. Keinginannya ketua baru ini bisa bawa bulu tangkis Indonesia jauh lebih bagus kembali di seluruh bidang,” kata Susy ke pewarta dalam jaringan telepon.

Bukan tanpa ada alasan, peraup medali emas Olimpiade 1992 Barcelona itu menjelaskan begitu. Di periode kepengurusan Wiranto, bulu tangkis RI sukses kantongi 161 titel juara di kompetisi internasional, baik itu tingkat super 100 atau tingkat 1000, dalam waktu 2017-2019.

Gelar-gelar itu mencakup kejuaraan dunia dan multievent yang mereka capai baik di tingkat Asia Tenggara atau Asia. Untuk 2020, pasangan ganda kombinasi bahkan juga masih menyumbangkan gelar lewat pasangan Praveen Jordan/Melati Daeva di All England, sebelumnya terakhir hampir tersisa kompetisi pada musim ini diundur serta ada beberapanya diurungkan.

“Di kepengurusan Bapak Wiranto kami menang 161 gelar, pengurus baru jika dapat 175 atau 200 gelar,” sebutkan Susy Susanti.

“Apalagi di sejumlah bidang kan Indonesia masih tidak cukup. Hingga saat ini yang berprestasi ganda putra serta ganda kombinasi. Ganda putri ya ada, tetapi belum juga stabil. Tunggal putra pun demikian. Ya, kami mengharap yang akan datang lima bidang tetap berprestasi,” tutur Susy Susanti menginginkan.

Agung sendiri di hari dia dipilih selaku Ketua Umum PBSI periode bakti 2020-2024, sampaikan sasarannya di beberapa turnamen di depan. Diantaranya dapat kembalikan piala Dominasi Thomas serta Uber tahun depannya.

Akhir kali Indonesia raih juara Piala Thomas untuk 2002 Guangzhou, China, serta Piala Uber untuk 1996 di Hong Kong. Saat itu, team putri Indonesia sukses menaklukkan China dengan score mutlak 4-1.

Agostini Lebih Tentukan Pensiun Seandainya di Status Rossi Saat ini

Agostini Lebih Tentukan Pensiun Seandainya di Status Rossi Saat ini, Giacomo Agostini memperbandingkan keadaan Valentino Rossi dengan dianya di masa lampau. Ia cenderung pilih pensiun bila ada di keadaan The Doctor sekarang ini.

Rossi ditanggung masih balapan di MotoGP 2021. Pembalap 41 tahun itu sudah tanda-tangani kontrak dengan team Petronas Yamaha untuk seri musim depan.

Keputusan Rossi itu memunculkan kontra dan pro di kelompok fans MotoGP. Beberapa faksi menanyakan apa juara dunia 9x itu sudah ambil langkah yang pas atau mungkin tidak.

Bukan apa-apa, Rossi dipandang telah susah berkompetisi merebutkan gelar juara MotoGP di umur senja. Pembalap Italia hanya itu akhir kali mencicip tribune pertama kali untuk 2017, serta telah puasa gelar semenjak 2009 alias 11 tahun kemarin.

Legenda MotoGP, Giacomo Agostini, jadi satu diantara yang memiliki pendapat masalah keputusan Valentino Rossi selalu balapan tahun kedepan. Juara dunia 8x di kelas 500cc serta 7 gelar 350cc itu memandang The Doctor tidak dapat dinilai atas opsinya itu.

Di 1 segi, Agostini memberi pandangan berkaitan opsi untuk stop di penghujung profesi. Pria 77 tahun itu akui cenderung pilih menggantung helm di saat dianya telah tidak dapat kembali finish pertama kali seperti awalnya.

“Seluruh orang memikir dengan kepalanya, tiap orang memutus apa yang ia yakini serta bagaimana yang ia rasakan. Bila Valentino masih pengin lagi balapan, beri ia motornya. Kita tidak dapat mengkritiknya,” kata Agostini.

“Bila anda menanyakan ke saya dengan individu, saat saya mulai tidak menang seperti awalnya serta saya cuman finish ke-2 atau ke-3 serta mereka ngomong saya telah usai, itu betul-betul menyakitkan saya,” ia menambah.

“Di titik itu saya memikir bila kemungkinan saya telah capai banyak dalam kehidupan serta datang waktunya untuk memberikan pekerjaan saya ke seseorang. Bukan hal gampang untuk olahragawan untuk tinggalkan olahraganya karenanya ialah suatu hal yang paling dicintainya,”.

“Saya menangis sepanjang 3 hari saat saya memutus pensiun, jadi saya memahami bagaimana susahnya. Tetapi, saya punyai kemampuan untuk melakukan,” tutur Giacomo Agostini masalah Valentino Rossi yang lanjut balapan MotoGP tahun kedepan.

Hakim Ziyech Brilian, Mason Mount: Pemain Hebat!

Hakim Ziyech Brilian, Mason Mount: Pemain Hebat!, Chelsea bisa berbangga diri menyaksikan pembuktian satu diantara pemain baru mereka, Hakim Ziyech. Bekas pemain sayap Ajax Amsterdam ini dapat dibuktikan tampil cemerlang untuk pertandingan-pertandingan paling akhir.

Ziyech pernah melepaskan beberapa waktu awalnya musim ini sebab luka lutut. Kiprahnya mau tak mau diundur, serta kebenaran Chelsea juga masih meraba-raba gabungan terhebat.

Pemain sayap berdarah Maroko-Belanda ini selanjutnya tampil cemerlang untuk tanding melawan Krasnodar di Liga Champions, serta kembali lagi memikat saat Chelsea menaklukkan Burnley 3-0 akhir minggu kemarin.

Hadirnya Hakim Ziyech Brilian dipercaya akan membuat gempuran Chelsea lebih beragam. Ini juga dianggap oleh rekanan segrupnya, Mason Mount.

Pemain teratas!

Mount terpesona menyaksikan Ziyech langsung menunjukkan diri untuk beberapa laga kiprahnya. Ziyech tidak cuma bermain bagus, ia juga memberi gol serta assists, yang pasti benar-benar menolong team.

“Pemain berkualitas dunia, terang nampak saat ia masuk serta cetak gol untuk pertandingan awalnya (vs Krasnodar) serta cetak gol kembali untuk kiprah Premier League-nya. Ia pemain cemerlang,” kata Mount ke Kilat.

“Benar-benar membahagiakan bermain bersama ia, benar-benar cerdas bawa bola. Ia memberi beberapa hal untuk team. Ia pemain yang sangatlah baik.”

Kemenangan untuk Pulisic

Sayang kemenangan 3-0 atas Burnley tempo hari harus mengonsumsi korban. Chelsea kehilangan Christian Pulisic yang menanggung derita luka untuk sesion pemanasan saat sebelum laga.

“Saya berasa kasihan untuk Christian. Ia merasai permasalahan untuk otot hamstringnya di sesion pemanasan, jadi mudah-mudahan ia dapat selekasnya sembuh,” ikat Mount. Hakim Ziyech

“Ia pemain mengagumkan. Kami mempersembahkan kemenangan ini hari buatnya.”

“Minggu tempo hari berjalan susah dengan 3 pertandingan datang. Kami banyak melancong jadi kami tidak punyai cukup waktu menyembuhkan diri, tetapi ini hari kami tampil oke” ujarnya.

Dovizioso Jadi Pembalap Test Atau Istirahat Dahulu? Nantikan Jawabnya

Dovizioso Jadi Pembalap Test Atau Istirahat Dahulu? Nantikan Jawabnya, Andrea Dovizioso akan selekasnya memutus lanjutan periode depannya di MotoGP untuk minggu ini. Apa dia akan istirahat dahulu atau siap jadi pembalap test?

Untuk Agustus lalu, Andrea Dovizioso  telah ditanggung tidak akan membalap bersama-sama Ducati pada musim depan, sesudah persetujuan kontrak baru tidak berhasil terwujud. Slot yang ditinggal dianya serta Danilo Petrucci akan diisi oleh Jack Miller serta Francesco Bagnaia.

Pembalap 34 tahun itu juga terancam mangkir di MotoGP 2021, karena semua bangku pembalap telah terisi. Sekarang ini, tinggal 1 bangku di Aprilia yang belumlah ada pemiliknya, tetapi Motorsport memberikan laporan Dovizioso tidak sempat menimbang dianya masuk dengan Aprilia musim depan.

Jika demikian, pilihan sisa di MotoGP ialah jadi pembalap test. Sepanjang beberapa minggu paling akhir, Yamaha, Honda, serta KTM diberitakan telah merajut contact dengan manager Dovizioso, Simone Battistella, untuk mengulas peluang pria dari Italia itu jadi pembalap test mereka.

Yang pasti, siapa saja yang pengin menggunakan layanan Dovizioso selaku pembalap test nampaknya harus memberinya tempat untuk dapat tampil di gelaran lain, misalnya motocross, karena itu yang diharapkannya.

Disamping itu, Dovizioso diprediksi akan menyaksikan team yang mana dapat memberikannya bangku untuk balapan di MotoGP 2022.

“Apakah yang diharapkan Andrea ialah dapat mengikut gelaran balapan di lain pada tahun ini,” kata Battistella. “Kami akan membuat keputusan akhir untuk minggu ini,” tambahnya.

Bila menyaksikan ketentuan yang Dovizioso ingin dan pilihan yang ada, kesempatannya lumayan besar masuk selaku tes pembalap Yamaha, gantikan Jorge Lorenzo. Bila memutuskan Yamaha, dia mempunyai peluang masuk gantikan Valentino Rossi, yang kontraknya bersama-sama Yamaha cuman sampai 2021.

Sesaat untuk KTM, mereka nampaknya telah senang dengan Dani Pedrosa selaku pembalap test. Disamping itu, KTM umumnya lebih mengutamakan menggunakan pembalap didikan mereka sendiri untuk bertanding di MotoGP, hingga kecil kesempatan masuk dengan pabrikasi Austria itu.

Honda sebenarnya menjadi pilihan memikat buat Dovizioso, tetapi mereka nampaknya tidak ingin dia turut gelaran lain seperti motocross, karena akan mempunyai potensi memunculkan luka buatnya.

Ini Pemicu Manchester United Belum Stabil vs Scott McTominay

Ini Pemicu Manchester United Belum Stabil vs Scott McTominay, Pemain tengah Manchester United, Scott McTominay mulai bicara berkenaan inkonsistensi perform Setan Merah pada awal musim 2020/21. McTominay mengaku secara singkat pra musim United punyai peran besar akan hal tersebut.

Manchester United jalani start yang cukup jelek pada awal musim 2020/21. Mereka kalah di 2 dari 3 pertandingan pertama mereka di EPL, di mana gawang mereka jebol 11 kali.

Tetapi kemudian, United pernah raih 2 kemenangan menantang Newcastle serta PSG. Tetapi mereka ditahan Chelsea 0-0 diakhir minggu tempo hari.

McTominay menyebutkan jika inkonsistensi perform MU karena pra musim mereka yang cepat. “Saya pikir pra musim kami kesempatan ini benar-benar minimum,” membuka McTominay

Sembuhkan Kesehatan

Dengan pra musim yang minim itu, McTominay menyebutkan harus teamnya harus mengembalikan kesehatan di laga sebenarnya serta itu sebetulnya tidak bagus.

“Kami cuman punyai 1 pertandingan eksperimen menantang Aston Villa, serta itu benar-benar kurang. Keadaan ini berlangsung sebab pandem ivirus ini.”

“Untuk kami, laga yang ada saat ini ialah kesempatan untuk kami untuk kembali lagi bugar. Saya individu berasa jika sasaran kami pada awal musim ialah bagaimana untuk kembali pada perform terhebat kami.”

Telah Lebih baik

McTominay memandang jika untuk sekarang ini situasi teamnya telah makin lebih baik. Dia memandang jumlahnya laga yang ditempuh MU dalam 2 bulan akhir membuat mereka telah makin bugar.

“Saat ini team ini telah ada di tingkat kesehatan yang betul serta tiap pemain kami lagi berusaha memberi yang terhebat di tiap laga.”

“Seluruh orang berusaha untuk bermain di team ini. Saya berasa seluruh pemain kami betul-betul konsentrasi untuk menjadi sisi dari team ini serta menjaga status mereka.” katanya.

Pertandingan Selanjutnya

Manchester United akan kembali lagi bermain di Liga Champions untuk pagi hari kelak. Mereka akan melayani RB Leipzig di laga ke-2 babak group Liga Champions musim ini.

Belum Sempat Menang, Joan Mir Dapat Juara Dunia MotoGP 2020?

Belum Sempat Menang, Joan Mir Dapat Juara Dunia MotoGP 2020?, Joan Mir berada di status paling depan dalam persaingan perebutan titel juara dunia MotoGP 2020. Antiknya, pembalap Suzuki itu tidak pernah menang sekalinya musim ini.

Suzuki benar-benar menjadi heboh tertentu musim ini saat mereka ada pada perebutan gelar juara, baik itu klassemen pembalap, konstruktor atau team. Mangkirnya pembalap Repsol Honda Marc Marquez benar-benar punya pengaruh besar.

Kompetisi antarpebalap di tiap serinya terus seru, terhitung ada 8 pembalap yang telah menjadi juara di 11 seri berlainan. Joan Mir Dapat Juara Dunia Suzuki musim ini baru saja sekali tempatkan pembalapnya di tribune pertama kali, yaitu Alex Rins di MotoGP Aragon minggu kemarin.

Tetapi, yang bernama pertandingan satu musim itu, stabilitas ialah yang penting. Berbicara masalah stabilitas karena itu Joan Mir ialah yang terhebat dalam hal itu. Bagaimana tidak, Mir sekarang menempati posisi teratas klassemen MotoGP tiada sekalinya sempat menang!

Dari 11 balapan berakhir, Mir 2x retire di Jerez serta Republik Ceko. Tetapi, bekasnya Mir sanggup menyelesaikan 9 balapan dengan perincian 3x runner-up di Austria, Emilia-Romagna, serta Catalunya, lalu 3x tribune ke-3 di San Marino, Aragon serta Teruel, lalu sekali finish ke-5, ke-4, serta kesebelas.

Selesai finish ke-3 untuk balapan MotoGP Teruel, Minggu (25/10/2020) malam WIB, Mir sekarang kokoh di pucuk klassemen pembalap dengan 137 point, unggul 14 angka dari Fabio Quartararo di urutan ke-2.

Walau sebenarnya Quartararo telah 3x menang serta 4x raih pole position. Sayang, Quartararo seringkali finish di luar tribune kecuali 3 kemenangan itu, terhitung sekali retire serta finish ke-18 di Aragon minggu kemarin.

Dengan 3 seri sisa, Mir ringkas menggenggam kendalian juara walau jaraknya dengan Alex Rins di urutan ke-6 “hanya” 32 point. Tidak pernah ada pembalap yang menjadi juara dunia MotoGP tiada memenangkan 1 juga seri sepanjang satu musim.

“Yang penting ialah menjadi juara dunia, sekalinya tiada sempat menang satu musim. Jujur ini hari saya cuman pengin finish tribune sebab saya ketahui susah untuk finish pertama kali, dari start di posisi keduabelas. Saya usaha untuk jaga waktu sepanjang balapan, saya secepat-cepatnya mendahului beberapa pembalap lain untuk ada di muka serta memotong jarak dengan pimpinan balapan,” tutur Mir.

“Tetapi, saya hanya mampu sampai di sana saja. Saya benar-benar tidak pikirkan masalah klassemen waktu balapan diawali, lalu saya sadar jika susah untuk dapat dekati alex serta Franco. Jadi saya memutuskan tidak untuk mengambil efek supaya terlepas dari jatuh,” sambung Joan Mir.