Sesudah 20 Tahun, Pembalap Suzuki Memimpin Klassemen MotoGP Lagi

Sesudah 20 Tahun, Pembalap Suzuki Memimpin Klassemen MotoGP Lagi,
Walau tidak juara di MotoGP Aragon, Joan Mir memahat riwayat untuk Suzuki. Untuk kali pertamanya dalam 20 tahun, pembalap Suzuki pimpin klassemen MotoGP.

Joan Mir mengawali balapan di Ciudad del Motor de Aragon, Alcaniz, dari urutan ke-6. Bersamaan jalannya balapan, Joan Mir tembus zone tribune serta tempati urutan ke-2 sesudah mendahului Maverick Vinales di tengah lap ke-14.

Tetapi, di beberapa lap paling akhir, Joan Mir dilalui oleh Alex Marquez serta turun ke urutan ke-3. Selanjutnya, ia finish di urutan ke-3 ada di belakang Alex Rins yang menjadi juara serta Alex Marquez yang tempati posisi ke-2 .

Meskipun begitu, finish ke-3 telah cukup buat mengantarkan Joan Mir ke pucuk klassemen pembalap geser Fabio Quartararo. Ia sekarang pimpin klassemen pembalap MotoGP 2020 dengan 125 point unggul 10 point dari Quartararo.

Quartararo sendiri peroleh hasil anjlok di MotoGP Aragon. Walau mengawali balapan dari status paling depan, pembalap Petronas Yamaha itu tidak peroleh point sesudah cuman finish di posisi ke-18.

Naiknya Joan Mir ke pucuk klassemen pembalap MotoGP jadi catatan istimewa untuk Suzuki. Awalnya, pembalap Suzuki paling akhir yang pimpin klassemen pembalap ialah Kenny Roberts di 2000.

“Di 7-8 lap paling akhir saya mulai alami permasalahan dengan sisi depan motor. Temperaturnya terpanas di sejauh akhir minggu serta ambil opsi yang pas untuk balapan, jika Anda ada di belakang seorang itu tidak gampang. Perform saya selanjutnya turun di 6 lap paling akhir,” tutur Joan Mir selesai balapan.

“Benar-benar sayang sebab dalam bagian-bagian balapan saya berasa benar-benar kuat. Tetapi hari ini bukanlah harinya untuk menang, tetapi hari untuk merampas pucuk klassemen pembalap. Jadi benar-benar suka karena itu.”

“Kami akan coba melakukan perbaikan permasalahan dibagian paling akhir supaya lebih bagus diakhir minggu kedepan,” tuturnya.

Pembalap Suzuki Memimpin Klassemen MotoGP 2020, Joan Mir sekalipun belum memenangkan balapan musim ini. Perolehan terbaik ialah 3x finish runner-up di MotoGP Austria, MotoGP Emilia Romagna, serta MotoGP Catalunya.

Fabio Quartararo Yakin Diri Tatap MotoGP Prancis 2020

Fabio Quartararo Yakin Diri Lihat MotoGP Prancis 2020, Rider Petronas Yamaha SRT, Fabio Quartararo, senang kembali pada Circuit Le Mans untuk tampil di MotoGP Prancis 2020. Dia optimistis dapat mendapatkan hasil optimal dalam balapan yang akan diadakan pada Minggu 11 Oktober 2020, malam WIB.

Fabio Quartararo tiba ke MotoGP Prancis 2020 dengan bawa modal besar. Rider asal Prancis itu barusan memenangi MotoGP Catalunya 2020 yang berjalan di Circuit Catalunya, Barcelona, Minggu 27 September lampau.

Kemenangan di Circuit Catalunya juga memutuskan runtutan hasil kurang memberikan kepuasan Quartararo dalam 5 balapan paling akhir. Menurut Quartararo, kemenangan itu tiba di saat yang pas.

“Ya, pada akhirnya ini ialah peristiwa yang hebat untuk mencetak kemenangan ke-3 saya di Barcelona. Saya berpikir itu waktu yang pas sebab kami alami saat susah di Misano, Brno serta Austria,” tutur Quartararo, menyadur dari situs sah MotoGP.

Kecuali kemenangan di Circuit Catalunya, Quartararo punyai 1 modal lagi, yaitu performanya di MotoGP Prancis 2019. Quartararo punyai kecepatan yang lumayan buat finish di atas tribune pada musim kemarin.

Quartararo sayangnya tidak sanggup mengendalikan pemakaian bannya secara baik hingga kecepatan YZR-M1 turun bersamaan pertambahan jumlah lap. Quartararo pada akhirnya hanya finish ke-8 pada saat itu.

Hasil yang dicapai musim kemarin kurang memberikan kepuasan, tapi kecepatannya sesuai dengan keinginan Quartararo. Rider berusia 21 tahun itu juga mengharap dapat meluncur secepat musim kemarin pada akhir minggu ini.

“Benar-benar membahagiakan dapat kembali pada track yang paling saya gemari. Tahun kemarin di sini benar-benar positif, hasilnya tidak bagus, namun pada balapan kami memperlihatkan kecepatan kami yang baik,” tuturnya.

“Bila kami mengecek waktu perputaran, kami mempunyai kecepatan untuk naik tribune. Itu sangatlah baik, kami mengharap yang serupa tahun ini,” papar rider Petronas SRT itu.

Quartararo harus memetik hasil bagus pada akhir minggu ini untuk menjaga status pertama klassemen sesaat. Bila MotoGP Prancis 2020 usai negatif buatnya, Status pertama Quartararo kemungkinan diambil penghuni status ke-2, Joan Mir (Suzuki Ecstar), yang cuman ketinggalan 8 point darinya.

 

Repsol Honda Melemah di MotoGP 2020, Marc Marquez Beri Pernyataan

Repsol Honda Melemah di MotoGP 2020, Marc Marquez Beri Pernyataan, Alex Marquez serta Stefan Bradl dari Repsol Honda belum juga bisa memperlihatkan hasil paling baik di MotoGP 2020. Marc Marquez juga memberi komentar masalah itu. Apa tuturnya?

Team Repsol Honda jalani waktu yang susah di MotoGP 2020. Marquez sebagai pembalap jagonya dibekap luka lengan semenjak race pertama di MotoGP Spanyol serta mangkir di tujuh balapan seterusnya.

Tempat Marquez di Honda selanjutnya diganti oleh Bradl. Tetapi, pembalap asal Jerman itu semakin banyak bergelut di papan bawah serta benar-benar belum mendapatkan point sampai seri MotoGP Catalunya.

Hasil kurang memberi kepuasan dirasakan adik Marquez, Alex. Rookie Repsol Honda Melemah MotoGP 2020 itu tidak pernah mencicip tribune serta baru mendapatkan 27 point dalam delapan balapan.

Belum maksimumnya Alex serta Bradl berefek pada tempat team Repsol Honda di klassemen sesaat konstruktor MotoGP 2020. Team juara bertahan itu tersuruk di posisi ke-5 dengan 72 point, atau cuman satu tingkat dari Aprilia yang mendekam di tempat buncit.

Perolehan jelek Repsol Honda itu juga ikut mendapatkan respon dari Marc Marquez. Dalam pandangannya, tidak gampang kembalikan pabrikasi asal Jepang itu ke kompetisi juara ditengah-tengah keadaan susah seperti saat ini.

“Ini keadaan yang susah. Tentunya saya berasa utama di sana serta saya percaya kami dapat mendapatkan banyak hasil bagus,” kata Marquez, diambil dari Speedweek.

“Saya tersisih sesudah balapan pertama serta dengan rookie serta pembalap alternatif, tidak gampang untuk jaga arah. Tetapi saat ini kelihatannya telah lebih bagus, prosedurnya benar-benar menjanjikan,” tambahnya.

“Honda mempunyai taktik prima semasa sepuluh tahun paling akhir serta itu memperlihatkan bukti jika semakin banyak gelar dimenangi di situ daripada pabrikasi yang lain. Tiap pabrikasi berusaha semasa setahun, kadang memang demikian ada,”.

“Kami mengharap bisa melakukan perbaikan keadaan lagi, sebab saya berasa jadi sisi dari Honda. Saya pikirkan ini sisi dari tanggung jawab saya bikin ada di situ serta bawa Honda kembali pada pucuk,” demikian kata Marc Marquez masalah situasi Repsol Honda di MotoGP 2020.

Aprilia Dipandang Akan Kesusahan Gaet Andrea Dovizioso

Aprilia Dipandang Akan Kesusahan Gaet Andrea Dovizioso, Walau belum punyai team, Andrea Dovizioso dipandang akan susah terima penawaran dari team Aprilia. Ini diutarakan oleh legenda MotoGP, Max Biaggi.

Lanjutan aksi Andrea Dovizioso di MotoGP masih belum menjumpai titik jelas. Ditambah lagi, dia terancam tidak punyai team pada MotoGP musim depan selesai terdepak dari Ducati di akhir MotoGP 2020 ini.

Semua team pabrikasi sekarang ini sudah mempunyai pembalap untuk melalui musim depan, terkecuali Aprilia. Team asal Noale tersebut diketahui tengah dekati Dovizioso untuk gantikan tempat pembalap mereka, Andrea Iannone, yang tengah dijatuhkan larangan hukuman membalap karena sangkaan masalah doping.

Iannone sendiri sekarang masih menanti informasi ketetapan bandingnya dari Tubuh Arbitrase Internasional (CAS). Dipercaya, ketetapan itu akan dipublikasikan pada 15 Oktober kedepan.

Walau Dovizioso masih cari team baru sampai sekarang ini, legenda MotoGP, Max Biaggi, memandang jika bukan kasus gampang buat team itu untuk menggandeng si runner-up MotoGP 3x itu. Karena, Dovizioso adalah pembalap papan atas yang dinyatakan cuman ingin bela team yang kuat serta dapat berkompetisi merebutkan titel juara.

Karenanya, Aprilia harus menunjukkan diri jadi team yang kuat serta dapat berkompetisi merebutkan kemenangan di MotoGP bila ingin dilirik Dovi. Akan tetetapi, Biaggi sendiri ikut memberikan dukungan team asal Noale itu untuk dekati Dovizioso sebab hadirnya benar-benar bagus untuk team.

“Ia (Iannone) pria yang baik serta saya berharap ia selekasnya kembali lagi naik motor. Kami cuman dapat mengharap serta di Aprilia kami menunggunya dengan tangan terbuka,” tutur Max Biaggi

“Bila ia dijatuhkan hukuman, semua gagasan kami akan usai menyedihkan serta substitusinya harus diketemukan. Tapi, saat Anda tidak menang, Anda harus memberikan keyakinan beberapa pembalap untuk tiba ke team,” pungkasnya.

“Untuk melakukan, Anda harus memberikan mereka satu project yang benar. Pembalap papan atas ingin mempunyai motor yang siap untuk menang. Dovizioso menjadi pilihan serta saya ingin menyaksikannya di sini,” ujar Biaggi.

Ducati Akan Perpanjang Kontrak Andrea Dovizioso Dua Musim

Enchantedceiling.com, Berita MotoGP – Manajer Andrea Dovizioso, Simone Battistella membicarakan mengenai masa depan kliennya. Menurutnya, kesepakatan antara Dovizioso dengan pihak Ducati Corse sudah terjadi dan tinggal diumumkan.

Ducati Akan Perpanjang Kontrak Andrea Dovizioso Dua Musim

Sebagaimana diketahui, kontrak Dovizioso memang akan berakhir pada penghujung Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Namun, negosiasi perpanjangan kontrak aantara pihak sang pembalap dengan Ducati Corse masih berlangsung alot.

Menurut rumor yang beredar, kedua belah pihak masih belum sepakat soal gaji. Pebalap yang akrab disapa Dovi itu tentu saja menjadi pilihan utama Ducati Corse ketimbang rekan setimnya Danilo Petrucci. Sebab, performa pebalap berusia 34 tahun itu sudah teruji. Terbukti dia berhasil menyabet runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP untuk tiga musim terakhir.

Dengan satu tempat sudah pasti milik Jack Miller pada MotoGP 2021, maka tim pabrikan asal Italia tersebut kini hanya tinggal mencapai kesepakatan dengan Dovizioso. Namun, menurut Battistella, kesepakatan antara Dovi dengan Ducati sudah tercapai sebelum MotoGP Spanyol 2020 pada 19 Juli mendatang.

“Kami sedang berbicara dengan Ducati dan seharusnya sudah tahu soal Dovi bertahan untuk 2021 dan 2022 sebelum balapan dimulai,” ucap Simone Battistella, sebagaimana dimuat Crash, Selasa (9/6/2020).

Andai benar kontraknya telah diperpanjang, maka Dovizioso akan menjadi salah satu pebalap terlama yang pernah memperkuat Ducati Corse. Pebalap kelahiran Forlimpopoli itu sudah memperkuat Ducati Corse sejak 2013. Artinya, Dovizioso bakal bersama tim yang identik dengan warna merah itu selama 10 musim.

Jack Miller Resmi Bergabung Dengan Team Ducati

Enchantedceiling.com, Berita MotoGP – Ducati Corse secara resmi mengumumkan Jack Miller menjadi pebalap Ducati Team di MotoGP 2021.

Setelah sempat santer beredar rumor soal bergabungnya Jack Miller ke Ducati. Kini kabar tersebut akhirnya menjadi kenyataan setelah Ducati mengonfirmasi secara resmi pada Rabu (27/5).

Jack Miller Resmi Bergabung Dengan Team Ducati

Dengan demikian, Miller pun akan menjadi rider Australia ketiga yang pernah memperkuat Ducati, setelah Casey Stoner satu-satunya rider yang mampu membawa Ducati juara di MotoGP pada 2007 dan juga Troy Bayliss di WorldSBK.

Dalam kesepakatan ini Miller mendapatkan kontrak satu tahun dengan opsi lanjutan pada 2022. Selain itu, dikabarkan bahwa kontraknya hanya bernilai 1 juta euro saja, nilai ini terbilang cukup kecil bagi seorang pebalap tim pabrikan. Gaji yang kecil ini diyakini karena terpengaruh krisis finansial yang dialami oleh kebanyakan tim lantaran pandemi virus corona.

Miller juga diketahui menolak tawaran bergabung dengan KTM meski sudah dijanjikan gaji selangit. Bukan tanpa alasan, Miller memang diketahui sejak dulu berimpian membela tim pabrikan Ducati.

“Pertama, saya ingin berterima kasih banyak kepada Paolo Campinoti (pemilik Pramac Racing), Francesco Guidotti (Manajer Tim Pramac Racing), dan seluruh anggota Tim Pramac Racing atas dukungan besar yang saya dapatkan dari mereka selama 2,5 tahun kami habiskan bersama-sama,” tulis pernyataan Miller.

“Ini adalah sebuah kehormatan bagi saya, bisa melanjutkan karier MotoGP bersama pabrikan Borgo Panigale dan saya ingin berterima kasih kepada semua manajemen Ducati, Claudio (Domenicali), Gigi (Dall’Igna(, Paolo (Ciabatti), dan Davide (Tardozzi), yang sudah memberi saya kepercayaan dan kesempatan menakjubkan ini.”

“Saya sudah tak sabar kembali berkendara tahun ini, dan saya siap untuk benar-benar berkomitmen pada tanggung jawab menjadi pebalap tim pabrikan Ducati pada 2021.”

Hingga saat ini, Ducati baru memutuskan satu tempat di tim utamanya. Sementara satu tempat tersisa, Ducati membuka peluang bagi empat rider yang kini dalam naungannya diantaranya adalah, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Johann Zarco dan Francesco Bagnaia.

Pun demikian, peluang terbesar masih dimiliki oleh Dovizioso yang telah memiliki sejarah panjang dengan Ducati. Akan tetapi perpanjangan kontrak Dovi hingga saat ini masih terkendala masalah gaji.

Franco Morbidelli Tak Akan Segan Kalahkan Valentino Rossi

Enchantedceiling.com, Berita MotoGP – Franco Morbidelli kini berpeluang bertandem dengan Valentino Rossi. Pun demikian ia mengaku tak segan mengalahkan sang guru tersebut, menurutnya ini justru jadi motivasi tersendiri baginya.

Franco Morbidelli Tak Akan Segan Kalahkan Valentino Rossi

Valentino Rossi selangkah lagi akan bergabung bersama tim Petronas Yamaha SRT setelah resmi tergusur dari tim pabrikan Yamaha. Rossi pun nantinya berpeluang besar menjadi tandem muridnya, yakni Franco Morbidelli.

Apalagi Team Principal SRT, Razlan Razali, sudah menyatakan bahwa prioritas timnya adalah memperpanjang kontrak Morbidelli. Pernyataan Razali pun dikonfirmasi sendiri oleh Morbidelli kepada La Gazzetta dello Sport.

“Kami tengah mengusahakannya. Saya sangat ingin bertahan, tapi saat ini belum ada yang pasti,” ujar juara Morbidelli seperti dilansir dari Corsedimoto.

Meskipun akan menjadi rekan setim Valentino Rossi, Morbidelli justru merasa senang dan makin termotivasi. Ia juga merasa bahwa bagaimanapun hasil saat balapan nanti tak akan merubah hubungan baiknya dengan mentornya tersebut.

“Saya baca kabar itu. Saya berharap punya masa depan yang baik, dan jika saya harus bertandem dengan Vale, maka ini bakal lebih keren. Jika terwujud, ini bakal semakin memotivasi saya lebih jauh. Kami berdua sudah saling berbagi banyak hal, tapi di garasi bakal berbeda.”

“Saya rasa pertemanan dan rivalitas kami bakal sama saja. Pertemanan yang kuat bisa mendorong rivalitas yang baik di trek. Saat Vale di depan, saya selalu berusaha lebih keras demi mengalahkannya. Semua orang tentu ingin lebih baik, tapi dengan Vale, tantangannya akan punya rasa berbeda,” pungkasnya.

Marc Marquez Bertahan Dengan Honda Karena Betah

Enchantedceiling.com, Berita MotoGP – Pembalap asal Spanyol yaitu Marc Marquez mengungkapkan alasannya mau memperpanjang kontrak dengan jangka panjang bersama tim Repsol Honda. Marquez mengaku betah dengan situasi tim dan tidak punya alasan kuat untuk hengkang.

Marc Marquez Bertahan Dengan Honda Karena Betah

Seperti yang diketahui, baru-baru ini Marquez sudah menyepakati perpanjangan kontrak dengan durasi hingga empat tahun bersama Honda. Keputusan Marquez ini tentu membuat banyak pihak bertanya-tanya sebab empat tahun bukanlan waktu yang singkat. Marquez sendiri mau meneken kontrak selama ini dengan satu tim yang juga belum tentu bisa tampil dengan stabil.

Marquez lantas mengungkapkan alasan utamanya mengapa ia mau menyepakati kontrak baru itu. Pebalap yang akrab dengan julukan Baby Alien ini merasa tidak punya alasan yang kuat untuk hengkang. Ia merasa Honda selalu memberikannya motor yang kompetitif serta lingkungan yang nyaman. Jadi, ia merasa sangat betah dan masih ingin meneruskan dominasinya dalam jangka waktu panjang pula.

“Aku sangat senang mengumumkan perpanjangan kontrak dengan HRC untuk 4 tahun ke depan dan lanjut menjadi bagian dari keluarga besar ini,” tulis Marc Marquez lewat akun Twitter-nya

“Motivasi untuk menandatangani kontrak jangka panjang adalah untuk mencari proyek kemenangan seperti yang kami miliki sekarang. Di kedua sisi kami mencari kesinambungan pada saat ini, proposal datang dari Honda dan prioritas saya adalah tetap bersama tim,” ucap Marquez.

“Saya merasa betah di sini, dan Anda harus mencari kebahagiaan tanpa melupakan apa tujuannya. Tidak ada proyek yang lebih baik daripada ini, selama lima tahun ke depan. Honda akan memberi 100% dan saya akan melakukannya juga, tanpa gangguan dari kedua belah pihak,” tutupnya.