Komentar Kevin/Gideon Usai Nyaris Menang di Final All England 2020

Komentar Kevin/Gideon Usai Nyaris Menang di Final All England 2020

Enchantedceiling.com, Berita Bulutangkis – The Minions, julukan Kevin/Marcus, harus puas di posisi dua usai usahanya dihentikan pasangan Jepang, Endo/Yuta. Pertandingan yang sangat sengit ini menyajikan skill-skill tingkat tinggi dan berhasil menghipnotis penonton di Arena Birmingham. Pertandingan yang berlangsung selama 1 jam 12 menit ini menjadi pertandingan terlama dibandingkan laga final lain. Endo/Yuta akhirnya berhasil memastikan raihan trofi usai bermain 3 gim dengan skor 21-18 12-21 21-19.

Komentar Kevin/Gideon Usai Nyaris Menang di Final All England 2020

“Pasti kita sudah coba lakukan yang terbaik. Set pertama kita sudah fight, lalu memang kalah. Set kedua kita ubah strategi, kita mainnya agak dipelankan sedikit, dan itu mulai menemukan (permainannya). Tapi set ketiga mereka mulai cepatkan mainnya lagi. Tapi kami sudah coba lakukan yang maksimal, sudah mengejar. Terakhir juga sudah mau menang, 19-18 tapi akhirnya malah menempel net. Jadi kita belum rejekinya”, ujar Marcus saat ditanyai komentar pertandingan di ruang konferensi pers.

Kemenangan Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe atas Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon di pertandingan final Yonex All England 2020 mencetak sejarah baru. Endo/Yuta menjadi ganda putra asal Jepang pertama yang menjuarai All England sepanjang sejarah. Rekor ini menjadi rekor kedua Yuta Watanabe setelah menjadi ganda campuran asal Jepang pertama yang menjuarai All England pada 2018 lalu. Bagi Hiroyuki Endo, ini juga merupakan raihan bersejarah mengingat Endo sudah 3 kali kalah di final All England sebelumnya saat berpasangan dengan Kenichi Hayakawa.

Hasil ini tentunya sangat menjadi cambuk bagi Kevin/Marcus. Pasangan nomor 1 dunia ini mengaku kesulitan membongkar pertahanan Endo/Yuta. Sejatinya Kevin/Marcus menjadi satu-satunya pasangan yang berhasil mencuri 1 gim dari unggulan 6 asal Jepang ini.

“Hasil kami ini kita syukuri saja. Main sudah lumayan baik. Namun, hari ini memang musuhnya bagus mainnya, lagi bagus di sini, belum pernah kalah satu set juga, lagi rapat juga (pertahanannya). Kemudian di terakhir tadi seperti spekulasi maju duluan Watanabe-nya. Jadi memang nekat juga”, tutup Marcus.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *