Dovizioso Istirahat dari MotoGP, Apa Kata Valentino Rossi?

Dovizioso Istirahat dari MotoGP, Apa Kata Valentino Rossi?, Andrea Dovizioso sudah memilih untuk vakum dari MotoGP di 2021. Valentino Rossi tidak terkejut andaikan Dovi tidak comeback ke trek balap kembali.
Keputusan itu diambil Dovizioso sesudah pisah dengan Ducati, team yang telah ia bela sepanjang delapan tahun akhir. Kedua pihak tidak berhasil merajut persetujuan baru yang dipercaya tersangkut keuangan.

Pabrikasi Italia itu lalu menunjuk Pecco Bagnaia untuk isi bangku yang ditinggal Dovizioso. Sesaat sang pembalap pernah dihubungkan dengan Aprilia serta status selaku pembalap penguji Yamaha.

Tetapi, toh Dovizioso oke untuk mundur sesaat dari hingar bingar MotoGP. Sekalinya italiano berumur 34 tahun itu akui tidak tutup peluang untuk comeback jika memperoleh penawaran yang pas.

Valentino Rossi sendiri malas memberi komentar banyak berkenaan keputusan kompatriotnya itu. Tetapi, menurutnya Dovizioso bukan bermakna kehilangan nafsu balapan di MotoGP.

“Itu ialah beberapa hal yang individu, aku juga tidak senang saat pembalap-pebalap lain mengulasku, mereka menjelaskan apa saya semestinya pensiun atau mungkin tidak,” sebut Rossi dikutip GPOne. “Saya dapat ngomong jika usia itu hanya satu dari factor alasan.”

“Andrea ialah seorang fans berat motor serta motocross, jika Anda ke Faenza Anda akan menyaksikan ia lakukan beberapa perputaran serta lakukan barbeku dengan rekan-rekan ia. Nafsu ia tak perlu ditanyakan, tetapi apa yang susah ialah segala hal berputar-putar di seputar MotoGP, sebab segala hal yang tidak ada hubungan dengan motor itu ialah loyalitas serta karena itu Anda pun perlu motivasi untuk melawannya.”

“Menurut pendapatku, dengan tahun yang lowong itu Andrea akan pahami berapa besar ia akan rindukan MotoGP. Selanjutnya, ia telah mengakhiri profesinya kemungkinan ia ingin memutuskan untuk selalu di dalam rumah serta bersenang-senang dengan beberapa temannya,” kata Rossi berkenaan Dovizioso.

Dovizioso Jadi Pembalap Test Atau Istirahat Dahulu? Nantikan Jawabnya

Dovizioso Jadi Pembalap Test Atau Istirahat Dahulu? Nantikan Jawabnya, Andrea Dovizioso akan selekasnya memutus lanjutan periode depannya di MotoGP untuk minggu ini. Apa dia akan istirahat dahulu atau siap jadi pembalap test?

Untuk Agustus lalu, Andrea Dovizioso  telah ditanggung tidak akan membalap bersama-sama Ducati pada musim depan, sesudah persetujuan kontrak baru tidak berhasil terwujud. Slot yang ditinggal dianya serta Danilo Petrucci akan diisi oleh Jack Miller serta Francesco Bagnaia.

Pembalap 34 tahun itu juga terancam mangkir di MotoGP 2021, karena semua bangku pembalap telah terisi. Sekarang ini, tinggal 1 bangku di Aprilia yang belumlah ada pemiliknya, tetapi Motorsport memberikan laporan Dovizioso tidak sempat menimbang dianya masuk dengan Aprilia musim depan.

Jika demikian, pilihan sisa di MotoGP ialah jadi pembalap test. Sepanjang beberapa minggu paling akhir, Yamaha, Honda, serta KTM diberitakan telah merajut contact dengan manager Dovizioso, Simone Battistella, untuk mengulas peluang pria dari Italia itu jadi pembalap test mereka.

Yang pasti, siapa saja yang pengin menggunakan layanan Dovizioso selaku pembalap test nampaknya harus memberinya tempat untuk dapat tampil di gelaran lain, misalnya motocross, karena itu yang diharapkannya.

Disamping itu, Dovizioso diprediksi akan menyaksikan team yang mana dapat memberikannya bangku untuk balapan di MotoGP 2022.

“Apakah yang diharapkan Andrea ialah dapat mengikut gelaran balapan di lain pada tahun ini,” kata Battistella. “Kami akan membuat keputusan akhir untuk minggu ini,” tambahnya.

Bila menyaksikan ketentuan yang Dovizioso ingin dan pilihan yang ada, kesempatannya lumayan besar masuk selaku tes pembalap Yamaha, gantikan Jorge Lorenzo. Bila memutuskan Yamaha, dia mempunyai peluang masuk gantikan Valentino Rossi, yang kontraknya bersama-sama Yamaha cuman sampai 2021.

Sesaat untuk KTM, mereka nampaknya telah senang dengan Dani Pedrosa selaku pembalap test. Disamping itu, KTM umumnya lebih mengutamakan menggunakan pembalap didikan mereka sendiri untuk bertanding di MotoGP, hingga kecil kesempatan masuk dengan pabrikasi Austria itu.

Honda sebenarnya menjadi pilihan memikat buat Dovizioso, tetapi mereka nampaknya tidak ingin dia turut gelaran lain seperti motocross, karena akan mempunyai potensi memunculkan luka buatnya.

MotoGP Teruel: Dovizioso Keluhkan Kecepatan Ducati

MotoGP Teruel: Dovizioso Keluhkan Kecepatan Ducati, Andrea Dovizioso belum tampil optimal di latihan menjelang MotoGP Teruel. Dia berasa pergerakan Ducati-nya tidak banyak berbeda dibanding balapan MotoGP Aragon minggu kemarin.

Dalam balapan di Circuit MotorLand Aragon ke 18 Oktober lalu, Dovizioso hanya dapat finish ketujuh, sesudah start di posisi ke-13. Walau hasil itu lumayan baik bila menyaksikan status awalannya, tetapi pembalap Italia itu tidak senang.

Masalahnya catatan waktunya sepanjang latihan tidak demikian baik, juga begitu waktu kwalifikasi. Mengakibatkan dia juga tidak berhasil berkompetisi untuk merampas tribune.

Di MotoGP Teruel yang diadakan di MotorLand Aragon, Dovizioso sebenarnya pengin melakukan perbaikan catatan waktunya. Bila dapat start di baris depan, kesempatannya naik tribune atau menang jelas akan jadi membesar, apa lagi dia sedang membidik titel juara dunia musim ini.

Tetapi bila menyaksikan 2 free practice yang telah dilewati, hasilnya dapat disebut menyebalkan. Di Free Practice I, Dovizioso cuman tempati posisi ke-16. Dia tertaut 1,328 detik dari Alex Marquez yang ada di posisi paling atas dengan 1 menit 48,184 detik.

Hasil di Free Practice II tidak lebih bagus. Dia ada di posisi ke-18 dengan beda 1,458 detik dari Takaaki Nakagami yang mencatat waktu paling cepat, yaitu 1 menit 47,782 detik.

“Saya mengharap raih hasil lebih dari beberapa kompetitor, tetapi yang berlangsung justru kebalikannya,” kata Dovizioso.

Simak juga: MotoGP 2020: Alex Marquez Sekarang Sudah Berbeda
“Anginnya tidak membantu ini hari (Jumat), kemungkinan beberapa pembalap Ducati sedikit lebih kesusahan dibanding beberapa pesaing. Tidak tahu sich, tetapi yang saya yakini semacam itu. Beberapa pembalap Honda percaya motor mereka bagus di track ini serta mereka bertambah cepat dibanding lainnya.”

“Pace yang mereka bikin ini hari edan, 2 pembalap Suzuki bagus, mereka cepat. Permasalahannya, kami tidak alami perkembangan serta tetap kesusahan hadapi angin. Kami ada juga permasalahan kecil pada siang hari, karena itu saya tidak dapat banyak latihan serta tidak dapat banyak mengetes ban soft.”

“Semula itu sasaran kami, sebab kami percaya punyai kekuatan dengan menggunakan ban soft. Tetapi untuk betul-betul percaya kami harus coba 23 lap. Saya berpikir kecepatan kami sama juga dengan minggu kemarin, sedang team lain lebih baik,” keluh pembalap 34 tahun itu.

Aprilia Dipandang Akan Kesusahan Gaet Andrea Dovizioso

Aprilia Dipandang Akan Kesusahan Gaet Andrea Dovizioso, Walau belum punyai team, Andrea Dovizioso dipandang akan susah terima penawaran dari team Aprilia. Ini diutarakan oleh legenda MotoGP, Max Biaggi.

Lanjutan aksi Andrea Dovizioso di MotoGP masih belum menjumpai titik jelas. Ditambah lagi, dia terancam tidak punyai team pada MotoGP musim depan selesai terdepak dari Ducati di akhir MotoGP 2020 ini.

Semua team pabrikasi sekarang ini sudah mempunyai pembalap untuk melalui musim depan, terkecuali Aprilia. Team asal Noale tersebut diketahui tengah dekati Dovizioso untuk gantikan tempat pembalap mereka, Andrea Iannone, yang tengah dijatuhkan larangan hukuman membalap karena sangkaan masalah doping.

Iannone sendiri sekarang masih menanti informasi ketetapan bandingnya dari Tubuh Arbitrase Internasional (CAS). Dipercaya, ketetapan itu akan dipublikasikan pada 15 Oktober kedepan.

Walau Dovizioso masih cari team baru sampai sekarang ini, legenda MotoGP, Max Biaggi, memandang jika bukan kasus gampang buat team itu untuk menggandeng si runner-up MotoGP 3x itu. Karena, Dovizioso adalah pembalap papan atas yang dinyatakan cuman ingin bela team yang kuat serta dapat berkompetisi merebutkan titel juara.

Karenanya, Aprilia harus menunjukkan diri jadi team yang kuat serta dapat berkompetisi merebutkan kemenangan di MotoGP bila ingin dilirik Dovi. Akan tetetapi, Biaggi sendiri ikut memberikan dukungan team asal Noale itu untuk dekati Dovizioso sebab hadirnya benar-benar bagus untuk team.

“Ia (Iannone) pria yang baik serta saya berharap ia selekasnya kembali lagi naik motor. Kami cuman dapat mengharap serta di Aprilia kami menunggunya dengan tangan terbuka,” tutur Max Biaggi

“Bila ia dijatuhkan hukuman, semua gagasan kami akan usai menyedihkan serta substitusinya harus diketemukan. Tapi, saat Anda tidak menang, Anda harus memberikan keyakinan beberapa pembalap untuk tiba ke team,” pungkasnya.

“Untuk melakukan, Anda harus memberikan mereka satu project yang benar. Pembalap papan atas ingin mempunyai motor yang siap untuk menang. Dovizioso menjadi pilihan serta saya ingin menyaksikannya di sini,” ujar Biaggi.

Ducati Akan Perpanjang Kontrak Andrea Dovizioso Dua Musim

Enchantedceiling.com, Berita MotoGP – Manajer Andrea Dovizioso, Simone Battistella membicarakan mengenai masa depan kliennya. Menurutnya, kesepakatan antara Dovizioso dengan pihak Ducati Corse sudah terjadi dan tinggal diumumkan.

Ducati Akan Perpanjang Kontrak Andrea Dovizioso Dua Musim

Sebagaimana diketahui, kontrak Dovizioso memang akan berakhir pada penghujung Kejuaraan Dunia MotoGP 2020. Namun, negosiasi perpanjangan kontrak aantara pihak sang pembalap dengan Ducati Corse masih berlangsung alot.

Menurut rumor yang beredar, kedua belah pihak masih belum sepakat soal gaji. Pebalap yang akrab disapa Dovi itu tentu saja menjadi pilihan utama Ducati Corse ketimbang rekan setimnya Danilo Petrucci. Sebab, performa pebalap berusia 34 tahun itu sudah teruji. Terbukti dia berhasil menyabet runner-up Kejuaraan Dunia MotoGP untuk tiga musim terakhir.

Dengan satu tempat sudah pasti milik Jack Miller pada MotoGP 2021, maka tim pabrikan asal Italia tersebut kini hanya tinggal mencapai kesepakatan dengan Dovizioso. Namun, menurut Battistella, kesepakatan antara Dovi dengan Ducati sudah tercapai sebelum MotoGP Spanyol 2020 pada 19 Juli mendatang.

“Kami sedang berbicara dengan Ducati dan seharusnya sudah tahu soal Dovi bertahan untuk 2021 dan 2022 sebelum balapan dimulai,” ucap Simone Battistella, sebagaimana dimuat Crash, Selasa (9/6/2020).

Andai benar kontraknya telah diperpanjang, maka Dovizioso akan menjadi salah satu pebalap terlama yang pernah memperkuat Ducati Corse. Pebalap kelahiran Forlimpopoli itu sudah memperkuat Ducati Corse sejak 2013. Artinya, Dovizioso bakal bersama tim yang identik dengan warna merah itu selama 10 musim.

Jack Miller Resmi Bergabung Dengan Team Ducati

Enchantedceiling.com, Berita MotoGP – Ducati Corse secara resmi mengumumkan Jack Miller menjadi pebalap Ducati Team di MotoGP 2021.

Setelah sempat santer beredar rumor soal bergabungnya Jack Miller ke Ducati. Kini kabar tersebut akhirnya menjadi kenyataan setelah Ducati mengonfirmasi secara resmi pada Rabu (27/5).

Jack Miller Resmi Bergabung Dengan Team Ducati

Dengan demikian, Miller pun akan menjadi rider Australia ketiga yang pernah memperkuat Ducati, setelah Casey Stoner satu-satunya rider yang mampu membawa Ducati juara di MotoGP pada 2007 dan juga Troy Bayliss di WorldSBK.

Dalam kesepakatan ini Miller mendapatkan kontrak satu tahun dengan opsi lanjutan pada 2022. Selain itu, dikabarkan bahwa kontraknya hanya bernilai 1 juta euro saja, nilai ini terbilang cukup kecil bagi seorang pebalap tim pabrikan. Gaji yang kecil ini diyakini karena terpengaruh krisis finansial yang dialami oleh kebanyakan tim lantaran pandemi virus corona.

Miller juga diketahui menolak tawaran bergabung dengan KTM meski sudah dijanjikan gaji selangit. Bukan tanpa alasan, Miller memang diketahui sejak dulu berimpian membela tim pabrikan Ducati.

“Pertama, saya ingin berterima kasih banyak kepada Paolo Campinoti (pemilik Pramac Racing), Francesco Guidotti (Manajer Tim Pramac Racing), dan seluruh anggota Tim Pramac Racing atas dukungan besar yang saya dapatkan dari mereka selama 2,5 tahun kami habiskan bersama-sama,” tulis pernyataan Miller.

“Ini adalah sebuah kehormatan bagi saya, bisa melanjutkan karier MotoGP bersama pabrikan Borgo Panigale dan saya ingin berterima kasih kepada semua manajemen Ducati, Claudio (Domenicali), Gigi (Dall’Igna(, Paolo (Ciabatti), dan Davide (Tardozzi), yang sudah memberi saya kepercayaan dan kesempatan menakjubkan ini.”

“Saya sudah tak sabar kembali berkendara tahun ini, dan saya siap untuk benar-benar berkomitmen pada tanggung jawab menjadi pebalap tim pabrikan Ducati pada 2021.”

Hingga saat ini, Ducati baru memutuskan satu tempat di tim utamanya. Sementara satu tempat tersisa, Ducati membuka peluang bagi empat rider yang kini dalam naungannya diantaranya adalah, Andrea Dovizioso, Danilo Petrucci, Johann Zarco dan Francesco Bagnaia.

Pun demikian, peluang terbesar masih dimiliki oleh Dovizioso yang telah memiliki sejarah panjang dengan Ducati. Akan tetapi perpanjangan kontrak Dovi hingga saat ini masih terkendala masalah gaji.