Ini Pemicu Manchester United Belum Stabil vs Scott McTominay

Ini Pemicu Manchester United Belum Stabil vs Scott McTominay, Pemain tengah Manchester United, Scott McTominay mulai bicara berkenaan inkonsistensi perform Setan Merah pada awal musim 2020/21. McTominay mengaku secara singkat pra musim United punyai peran besar akan hal tersebut.

Manchester United jalani start yang cukup jelek pada awal musim 2020/21. Mereka kalah di 2 dari 3 pertandingan pertama mereka di EPL, di mana gawang mereka jebol 11 kali.

Tetapi kemudian, United pernah raih 2 kemenangan menantang Newcastle serta PSG. Tetapi mereka ditahan Chelsea 0-0 diakhir minggu tempo hari.

McTominay menyebutkan jika inkonsistensi perform MU karena pra musim mereka yang cepat. “Saya pikir pra musim kami kesempatan ini benar-benar minimum,” membuka McTominay

Sembuhkan Kesehatan

Dengan pra musim yang minim itu, McTominay menyebutkan harus teamnya harus mengembalikan kesehatan di laga sebenarnya serta itu sebetulnya tidak bagus.

“Kami cuman punyai 1 pertandingan eksperimen menantang Aston Villa, serta itu benar-benar kurang. Keadaan ini berlangsung sebab pandem ivirus ini.”

“Untuk kami, laga yang ada saat ini ialah kesempatan untuk kami untuk kembali lagi bugar. Saya individu berasa jika sasaran kami pada awal musim ialah bagaimana untuk kembali pada perform terhebat kami.”

Telah Lebih baik

McTominay memandang jika untuk sekarang ini situasi teamnya telah makin lebih baik. Dia memandang jumlahnya laga yang ditempuh MU dalam 2 bulan akhir membuat mereka telah makin bugar.

“Saat ini team ini telah ada di tingkat kesehatan yang betul serta tiap pemain kami lagi berusaha memberi yang terhebat di tiap laga.”

“Seluruh orang berusaha untuk bermain di team ini. Saya berasa seluruh pemain kami betul-betul konsentrasi untuk menjadi sisi dari team ini serta menjaga status mereka.” katanya.

Pertandingan Selanjutnya

Manchester United akan kembali lagi bermain di Liga Champions untuk pagi hari kelak. Mereka akan melayani RB Leipzig di laga ke-2 babak group Liga Champions musim ini.

Manchester United versus Chelsea, Edinson Cavani Dapat Tampil

Manchester United versus Chelsea, Edinson Cavani Dapat Tampil, Manager Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberi info berkaitan situasi teamnya menjelang tanding menantang Chelsea. Dia menyebutkan Edinson Cavani siap bermain di pertandingan ini.

Cavani adalah salah satunya perekrutan terkini United pada musim panas tempo hari. Dia diambil jadi free agent sesudah dia tidak perpanjang kontraknya bersama-sama PSG.

Cavani sendiri baru berlatih pada awal minggu tempo hari sesudah mengakhiri proses karantina. Dia tidak dibawa di laga menantang PSG sebab dia disebutkan belum bugar benar untuk bermain.

Solskjaer memverifikasi jika si penyerang siap bermain di pertandingan melawan Chelsea ini. “Saya pikir Harry, Mason serta Edinson dapat bermain untuk laga esok,” membuka Solskjaer yang diambil Manchester Evening. Baca tanggapan komplet si manager berikut ini.

Belum Bugar 100%

Tetapi Solskjaer memberikan indikasi jika Cavani peluang tidak bakal menjadi starter. Sebab dia memandang situasi si penyerang belum juga seutuhnya bugar untuk bermain.

“Edinson perlu penuhi seluruhnya faktor dalam program latihannya supaya dia siap bermain serta membuat imbas untuk team ini.”, “Saya akan bicara dengannya ini hari, begitu halnya Mason serta Harry.”

Ada Peluang

Tetapi Solskjaer tidak tutup peluang untuk Cavani menjadi starter di pertandingan menantang Chelsea.

Dia menyebutkan akan mengawasi situasi si penyerang lebih dulu di session latihan untuk tentukan apa dia siap bermain atau mungkin tidak.

“Pagi hari ini kami akan mengadakan session latihan, di mana ini penyiapan paling akhir kami sebelumnya laga. Tetapi saya tekankan mereka bertiga punyai peluang [untuk jadi starter musuh Chelsea].” katanya.

Balas Dendam

MU sendiri punyai visi balas sakit hati waktu temu Chelsea. Pasalnya akhir kali ke-2 team ini bertemu, Chelsea singkirkan MU di semi final FA Cup.

‘Saya Berasa Bersalah Jika Chelsea Kecolongan Banyak Gol’

‘Saya Berasa Bersalah Jika Chelsea Kecolongan Banyak Gol‘, Catatan pertahanan Chelsea yang demikian jelek membuat hati si kapten, Cesar Azpilicueta, jadi teriris. Chelsea Kecolongan Banyak Gol Pria berdarah Spanyol itu tuntut beberapa rekannya untuk lebih bagus lagi saat hadapi gempuran musuh.

Permasalahan ini sebetulnya telah nampak semenjak musim tempo hari. Dalam panggung di Premier League saja, Chelsea kecolongan 54 gol dari 38 laga. Untungnya mereka mampu finish di rangking keempat.

Jadi perbedaan, catatan kecolongan Chelsea di musim tempo hari tidak lebih bagus dari Brighton. Serta harus dipahami jika Brighton harus berusaha susah payah untuk menghindar zone kemunduran.

Chelsea datangkan Edouard Mendy, Thiago Silva, sampai Ben Chilwell untuk menangani persoalan ini. Sayang, selama ini, the Blues baru mencatat 1x clean

Azpilicueta Berasa Bersalah

Tidak hanya jadi kapten, Azpilicueta harus juga ikut bertanggungjawab atas permasalahan ini. Karena dia seringkali dipercayai oleh Frank Lampard untuk menjaga bagian kanan pertahanan Chelsea.

Tentunya, dia berasa bersalah waktu menyaksikan teamnya kecolongan banyak gol. Oleh karena itu, Azpilicueta mengharap partnernya tidak untuk perpanjang catatan jelek itu waktu bertemu dengan Sevilla.

“Waktu anda loyo dengan pertahanan, kadang kami berasa harus cetak 3 sampai 4 gol di tiap laga. Jadi bek, saya berasa bersalah waktu kecolongan banyak gol,” tutur Azpilicueta diambil dari Goal International.

“Kami harus mengatur kekeliruan individual serta dengan kelompok memutuskan yang lebih bagus. Sepanjang musim, anda tidak akan bermain dengan cantik serta menang 3 atau 4 gol tiap laga,” sambungnya.

Merepotkan Beberapa Striker

Sepanjang kondisinya belum berbeda, baris serangan Chelsea akan memperoleh beban yang berat. Karena mereka harus cetak banyak gol supaya the Blues dapat bawa pulang 3 point dari tiap laga.

“Ini ialah permasalahan yang perlu kami tuntaskan dengan kelompok serta pribadi. Kadang anda dapat berhasil lolos, tetapi anda tidak dapat tergantung di tiap laga untuk cetak 3 gol,” sambungnya.

“Anda pun harus memperoleh clean sheet. Penting untuk keyakinan team untuk mempunyai soliditas ini. Kami harus memperoleh stabilitas tidak untuk kecolongan gol.”

“Waktu anda punyai soliditas di pertahanan, itu akan memberikan dorongan untuk semua team, ke pemain menyerbu untuk membuat kesempatan,” tandas bekas pemain Marseille itu.

Fakta Chelsea Berbelanja Jor-joran: Eden Hazard

Fakta Chelsea Berbelanja Jor-joran: Eden Hazard, Chelsea menyongsong musim 2020/21 dengan jor-joran datangkan deretan pemain baru di bursa transfer musim panas. Faktanya: Eden Hazard.

Menurut manager Chelsea, Frank Lampard, berbelanja jor-joran itu dilaksanakan club untuk kompensasi untuk keperginya Eden Hazard ke Real Madrid musim kemarin.

Sepanjang 7 tahun menguatkan Chelsea, pemain sayap Belgia itu sudah jadi salah satunya pemain terhebat di Eropa. Saat Chelsea melepaskannya ke Madrid, mereka automatis kehilangan salah satunya pemain terbaik.

Musim kemarin, Chelsea masih dikenakan sangsi larangan transfer, serta Lampard juga harus meramu team dengan tim yang ada. Tetapi, Lampard sanggup bawa Chelsea finish rangking 4.

Musim Ini

Musim ini, sesudah kembali lagi bebas beraktivitas transfer, Chelsea telah datangkan deretan pemain bermutu. Hakim Ziyech, Timo Werner, Kai Havertz, Ben Chilwell, Edouard Mendy, Thiago Silva, sampai Malang Sarr telah mereka hadirkan.

“Kami kehilangan pemain yang kemungkinan adalah salah satunya yang terhebat di liga [Hazard],” kata Lampard, seperti diambil Goal International. “Tahun kemarin, kami tidak dapat berbelanja pemain, jadi kami konsentrasi ke lapangan.”

“Team-team yang diunggulkan masuk 6 besar telah belanja tahun kemarin, serta belanja lagi tahun ini.”

“Beberapa pemain yang telah mereka hadirkan tahun kemarin punyai peluang lebih bagus untuk bersatu dengan team. Team-team di atas kami telah membuat tim lama.”

“Kami pengin membuat tim kami. Kami sudah melepaskan 2 jendela transfer, serta saat ini kami sudah datangkan beberapa pemain yang kami nilai dapat membuat kami bertambah kuat,” tambah Lampard.

Desakan? Desakan Apa?

Musim kemarin, dengan tim yang dapat disebut terbatas, Lampard sanggup bawa Chelsea finish rangking 4 di Premier League. Musim ini, sesudah berbelanja jor-joran, Lampard jelas diinginkan memberikan prestasi lebih bagus.

Apa Lampard merasai desakan yang besar?

“Saya memahami, sebab demikianlah sepak bola,” katanya. “Kami perlu waktu untuk proses ini.” “Tetapi, kami pengin mematahkannya serta mengharap dapat menyaksikan hasilnya selekasnya.”

“Walau demikian, keinginan-harapan yang ada tidak semestinya jadi permasalahan untuk kami. Mengapa Anda pengin tangani Chelsea, atau bermain untuk Chelsea, bila tidak pengin merasai desakan atau tuntutan untuk berhasil? Oleh karenanya, sia-sia saja bermain untuk club ini.”

“Saya buka diri untuk semuanya tuntutan. Tetapi, kami tidak bisa membuatnya beban. Kami harus kerja keras serta merealisasikannya,” keras manager Chelsea itu.