Istimewanya MotoGP 2021, Banyak Yang Berlangsung Perang Saudara

Istimewanya MotoGP 2021, Banyak Yang Berlangsung Perang Saudara, Kejuaraan Dunia MotoGP 2020 sudah usai, di mana Alex Rins dari Suzuki Ecstar tampil jadi jawara. Sekarang, perhatian penjuru dunia juga berpindah ke ajang MotoGP 2021 yang akan diawali Maret kedepan.

Sedikit berlainan dengan musim-musim awalnya, Kejuaraan Dunia MotoGP 2021 akan disemarakkan dengan adanya banyak perang saudara. Karena, ada tiga pasang rider yang disebut kakak beradik dan adalah line-up dari MotoGP 2021.

Pasangan pertama dan sekalian yang paling lama berkompetisi di gelaran MotoGP ialah Aleix Espargaro dan Pol Espargaro. Si kakak, yaitu Aleix, sebenarnya telah masuk ke kelas premier terlebih dulu, yaitu pada musim 2009.

Walau pada 2011 Aleix harus balik lagi ke Moto2, tetapi satu musim sesudahnya dia dipercayai kembali untuk ikut dalam gelaran MotoGP. Di MotoGP 2021, Aleix akan hadir untuk Aprilia, yaitu team yang telah dibelanya semenjak 2017.

Saat itu, Pol Espargaro baru naik ke kelas premier pada musim 2014. Bila dibanding dengan si kakak, prestasi Pol sedikit lebih bagus. Itu kenapa Repsol Honda mengambilnya untuk musim balap MotoGP 2021.

Pasangan kakak beradik ke-2 yang akan berkompetisi di MotoGP 2021 ialah Marc Marquez dan Alex Marquez. Seperti dijumpai, Marc Marquez sudah masuk ke kelas premier semenjak 2013 dan telah sekitar 6x memenangkan MotoGP.

Saat itu, Alex baru promo ke kelas khusus pada musim 2020. Sayang, dalam ajang MotoGP 2020 mereka tidak dapat berkompetisi di trek sebab Marquez harus mangkir sepanjang satu musim penuh karena luka di lengan kanannya.

Marquez barusan mengakhiri operasi ke-3 dan menurut prediksi dia harus istirahat sepanjang enam bulan untuk proses pengobatan. Dalam kata lain, karena itu tanding Marquez bersaudara di MotoGP 2021 akan terlambat minimum sampai Juni tahun depat.

Pasangan bersaudara paling akhir yang akan berkompetisi di MotoGP 2021 ialah Valentino Rossi dan Luca Marini. Sebatas info, Marini adalah adik tiri Rossi. Mereka lahir dari kandungan ibu yang serupa, tetapi berlainan ayah.

Marini adalah runner-up Moto2 2020. Sebab performa apiknya itu, dia juga mendapatkan peluang untuk naik kelas ke gelaran MotoGP 2021. Musim depan, Marini akan hadir untuk team Esponsosrama Ducati. Sedang Rossi, turun tingkat dari team pabrikasi Yamaha ke team satelit, Petronas SRT.

Marc Marquez Bisa ‘Peringatan’ Ini dari Bekas Dokter MotoGP

Marc Marquez Bisa ‘Peringatan’ Ini dari Bekas Dokter MotoGP, Marc Marquez masih jalani step penyembuhan luka lengannya. Bekas dokter MotoGP memberikannya peringatan berkaitan keadaannya, bila pengin cepat pulih.

Marquez ditegaskan tutup kejuaraan dunia MotoGP 2020 bisa lebih cepat. Luka lengannya, yang didapatkan di MotoGP Spanyol, memaksakan menyisih nyaris satu musim.

Di Circuit Jerez Juli lalu, Marquez alami jatuh di Turn 3. Dia jatuh dari motor Honda RC213V kepunyaannya dalam kecepatan 149 km/jam, yang membuat alami patah tulang humerus atau tulang lengan sisi atasnya.

Marquez sempat jalani operasi pada Juli. Sempat jalani pemulihan, juara dunia MotoGP 6x itu selanjutnya luka di tempat yang serupa kembali, sebab lengannya digunakan buka jendela.

Operasi yang ke-2 itu membuat Marquez menyisih lama. The Baby Alien sampai harus melepaskan tersisa kejuaraan MotoGP 2020, yang membuat gelar pemenangnya sekarang terlepas ke tangan Joan Mir.

Dr Claudio Costa, pendiri Clinica Mobile, menyorot keadaan Marc Marquez. Costa memandang masihlah ada permasalahan hasil dari operasi ke-2 Marquez.

Pembalap Spanyol itu didiagnosis alami pseudoarthrosis, atau keadaan proses pengobatan tulang karena patah tidak berjalan sama gagasan alias susah bersatu. Buat menanganinya, Marquez dianjurkan jalani operasi ke-3 , yang membuat keikutsertannya di test pramusim 2021 terancam juga.

“Marc alami patah tulang humerus di wilayah di atas saraf, jadi dari pemikiran ini, semestinya tidak ada permasalahan. Humerus yang dioperasionalkan dengan skrup dan plat memerlukan waktu tiga bulan untuk pulih, tapi kadang koalisi memerlukan waktu semakin lama dan dalam masalah terjelek Ini bisa mengakibatkan tidak berhasilnya tulang bersatu,” kata Costa ke GP One.

“Bila ini ialah satu penangguhan, kita bisa menantinya bahkan tiga bulan kembali. Tapi kita bicara mengenai seorang pembalap yang perlu kembali lagi di track di akhir Februari.

“Bila tulang Marc belum bersatu, pemulihannya akan lama. Ia sudah pasti dioperasi saat ini. Bila ia harus jalani operasi saat ini, karena itu ia nyaris tidak siap untuk test pramusim. Anda harus benar-benar waspada dengan waktu pemulihan,” ucapnya.

Agenda test pramusim MotoGP 2021 telah dikeluarkan, walau masih memiliki sifat sebentar. Test akan diawali di Malaysia pada 14-16 Februari 2021, dan Qatar pada 10-12 Maret 2021.

Repsol Honda Melemah di MotoGP 2020, Marc Marquez Beri Pernyataan

Repsol Honda Melemah di MotoGP 2020, Marc Marquez Beri Pernyataan, Alex Marquez serta Stefan Bradl dari Repsol Honda belum juga bisa memperlihatkan hasil paling baik di MotoGP 2020. Marc Marquez juga memberi komentar masalah itu. Apa tuturnya?

Team Repsol Honda jalani waktu yang susah di MotoGP 2020. Marquez sebagai pembalap jagonya dibekap luka lengan semenjak race pertama di MotoGP Spanyol serta mangkir di tujuh balapan seterusnya.

Tempat Marquez di Honda selanjutnya diganti oleh Bradl. Tetapi, pembalap asal Jerman itu semakin banyak bergelut di papan bawah serta benar-benar belum mendapatkan point sampai seri MotoGP Catalunya.

Hasil kurang memberi kepuasan dirasakan adik Marquez, Alex. Rookie Repsol Honda Melemah MotoGP 2020 itu tidak pernah mencicip tribune serta baru mendapatkan 27 point dalam delapan balapan.

Belum maksimumnya Alex serta Bradl berefek pada tempat team Repsol Honda di klassemen sesaat konstruktor MotoGP 2020. Team juara bertahan itu tersuruk di posisi ke-5 dengan 72 point, atau cuman satu tingkat dari Aprilia yang mendekam di tempat buncit.

Perolehan jelek Repsol Honda itu juga ikut mendapatkan respon dari Marc Marquez. Dalam pandangannya, tidak gampang kembalikan pabrikasi asal Jepang itu ke kompetisi juara ditengah-tengah keadaan susah seperti saat ini.

“Ini keadaan yang susah. Tentunya saya berasa utama di sana serta saya percaya kami dapat mendapatkan banyak hasil bagus,” kata Marquez, diambil dari Speedweek.

“Saya tersisih sesudah balapan pertama serta dengan rookie serta pembalap alternatif, tidak gampang untuk jaga arah. Tetapi saat ini kelihatannya telah lebih bagus, prosedurnya benar-benar menjanjikan,” tambahnya.

“Honda mempunyai taktik prima semasa sepuluh tahun paling akhir serta itu memperlihatkan bukti jika semakin banyak gelar dimenangi di situ daripada pabrikasi yang lain. Tiap pabrikasi berusaha semasa setahun, kadang memang demikian ada,”.

“Kami mengharap bisa melakukan perbaikan keadaan lagi, sebab saya berasa jadi sisi dari Honda. Saya pikirkan ini sisi dari tanggung jawab saya bikin ada di situ serta bawa Honda kembali pada pucuk,” demikian kata Marc Marquez masalah situasi Repsol Honda di MotoGP 2020.

Marc Marquez Bertahan Dengan Honda Karena Betah

Enchantedceiling.com, Berita MotoGP – Pembalap asal Spanyol yaitu Marc Marquez mengungkapkan alasannya mau memperpanjang kontrak dengan jangka panjang bersama tim Repsol Honda. Marquez mengaku betah dengan situasi tim dan tidak punya alasan kuat untuk hengkang.

Marc Marquez Bertahan Dengan Honda Karena Betah

Seperti yang diketahui, baru-baru ini Marquez sudah menyepakati perpanjangan kontrak dengan durasi hingga empat tahun bersama Honda. Keputusan Marquez ini tentu membuat banyak pihak bertanya-tanya sebab empat tahun bukanlan waktu yang singkat. Marquez sendiri mau meneken kontrak selama ini dengan satu tim yang juga belum tentu bisa tampil dengan stabil.

Marquez lantas mengungkapkan alasan utamanya mengapa ia mau menyepakati kontrak baru itu. Pebalap yang akrab dengan julukan Baby Alien ini merasa tidak punya alasan yang kuat untuk hengkang. Ia merasa Honda selalu memberikannya motor yang kompetitif serta lingkungan yang nyaman. Jadi, ia merasa sangat betah dan masih ingin meneruskan dominasinya dalam jangka waktu panjang pula.

“Aku sangat senang mengumumkan perpanjangan kontrak dengan HRC untuk 4 tahun ke depan dan lanjut menjadi bagian dari keluarga besar ini,” tulis Marc Marquez lewat akun Twitter-nya

“Motivasi untuk menandatangani kontrak jangka panjang adalah untuk mencari proyek kemenangan seperti yang kami miliki sekarang. Di kedua sisi kami mencari kesinambungan pada saat ini, proposal datang dari Honda dan prioritas saya adalah tetap bersama tim,” ucap Marquez.

“Saya merasa betah di sini, dan Anda harus mencari kebahagiaan tanpa melupakan apa tujuannya. Tidak ada proyek yang lebih baik daripada ini, selama lima tahun ke depan. Honda akan memberi 100% dan saya akan melakukannya juga, tanpa gangguan dari kedua belah pihak,” tutupnya.