Fakta Chelsea Berbelanja Jor-joran: Eden Hazard

Fakta Chelsea Berbelanja Jor-joran: Eden Hazard, Chelsea menyongsong musim 2020/21 dengan jor-joran datangkan deretan pemain baru di bursa transfer musim panas. Faktanya: Eden Hazard.

Menurut manager Chelsea, Frank Lampard, berbelanja jor-joran itu dilaksanakan club untuk kompensasi untuk keperginya Eden Hazard ke Real Madrid musim kemarin.

Sepanjang 7 tahun menguatkan Chelsea, pemain sayap Belgia itu sudah jadi salah satunya pemain terhebat di Eropa. Saat Chelsea melepaskannya ke Madrid, mereka automatis kehilangan salah satunya pemain terbaik.

Musim kemarin, Chelsea masih dikenakan sangsi larangan transfer, serta Lampard juga harus meramu team dengan tim yang ada. Tetapi, Lampard sanggup bawa Chelsea finish rangking 4.

Musim Ini

Musim ini, sesudah kembali lagi bebas beraktivitas transfer, Chelsea telah datangkan deretan pemain bermutu. Hakim Ziyech, Timo Werner, Kai Havertz, Ben Chilwell, Edouard Mendy, Thiago Silva, sampai Malang Sarr telah mereka hadirkan.

“Kami kehilangan pemain yang kemungkinan adalah salah satunya yang terhebat di liga [Hazard],” kata Lampard, seperti diambil Goal International. “Tahun kemarin, kami tidak dapat berbelanja pemain, jadi kami konsentrasi ke lapangan.”

“Team-team yang diunggulkan masuk 6 besar telah belanja tahun kemarin, serta belanja lagi tahun ini.”

“Beberapa pemain yang telah mereka hadirkan tahun kemarin punyai peluang lebih bagus untuk bersatu dengan team. Team-team di atas kami telah membuat tim lama.”

“Kami pengin membuat tim kami. Kami sudah melepaskan 2 jendela transfer, serta saat ini kami sudah datangkan beberapa pemain yang kami nilai dapat membuat kami bertambah kuat,” tambah Lampard.

Desakan? Desakan Apa?

Musim kemarin, dengan tim yang dapat disebut terbatas, Lampard sanggup bawa Chelsea finish rangking 4 di Premier League. Musim ini, sesudah berbelanja jor-joran, Lampard jelas diinginkan memberikan prestasi lebih bagus.

Apa Lampard merasai desakan yang besar?

“Saya memahami, sebab demikianlah sepak bola,” katanya. “Kami perlu waktu untuk proses ini.” “Tetapi, kami pengin mematahkannya serta mengharap dapat menyaksikan hasilnya selekasnya.”

“Walau demikian, keinginan-harapan yang ada tidak semestinya jadi permasalahan untuk kami. Mengapa Anda pengin tangani Chelsea, atau bermain untuk Chelsea, bila tidak pengin merasai desakan atau tuntutan untuk berhasil? Oleh karenanya, sia-sia saja bermain untuk club ini.”

“Saya buka diri untuk semuanya tuntutan. Tetapi, kami tidak bisa membuatnya beban. Kami harus kerja keras serta merealisasikannya,” keras manager Chelsea itu.