Febri Hariyadi Ucap Persib Pantang Menyepelekan Madura United

Febri Hariyadi Ucap Persib Pantang Menyepelekan Madura United Winger Persib Bandung, Febri Haryadi memandang Madura United masih bisa menjadi team kuat dalam pertandingan kelanjutan Shopee Liga 1 2020, walau tidak diperkokoh lagi pemain jagoannya, Greg Nwokolo.

Karenanya, pemain yang dekat dipanggil Bow ini mengharap beberapa rekannya konsentrasi serta tidak melihat mata sebelah team bimbingan Rahmad Darmawan itu.

“Saya anggap kemampuan Madura United tidak jauh lain dengan awalnya. Yang pasti Madura team yang bagus, beberapa pemain bagus, serta yang tentu ini harus jadi kesiagaan kami kelak,” tutur Bow selesai beruji coba musuh Bandung United di Stadion GBLA, Bandung.

Menurut Febri, untuk melayani Madura, Persib dari sekian waktu terus alami perkembangan, khususnya kesolidan serta fisik.

“Selama ini lebih bagus. Kami optimis hadapi tiap laga serta beberapa eksperimen yang kami kerjakan ini adalah bekal untuk di liga kelak, diantaranya tanggal 4 kelak,” cetus Bow.

Tentang eksperimen kontra Bandung United yang usai 5-1, pemain dengan nomor punggung 13 ini akui, pada set pertama Persib kesusahan cetak gol hingga posisi 1-1.

3 Assist

Tetapi, masuk set dua, Persib bermain bertambah menggempur serta dapat meningkatkan gol. 3 gol itu adalah assist dari Febri Hariyadi.

“Di tiap laga saya ingin tetap menunjukkan yang paling baik, baik itu asist, gol atau kontribusi. Jadi untuk saya asist serta gol itu cuma bonus saja,” kata Bow.

“Yang pasti sasaran saya untuk team tentu memberi kemenangan dalam tiap laga serta untuk pribadi memberi yang paling baik di atas lapangan,” lebih Bow.

Dalam pertandingan eksperimen yang usai 5-1 itu, semasing gol dibuat Wander Luiz (tiga gol), Geoffrey Castillon, serta Febri Haryadi. Sesaat gol salah satu Bandung United dilesakkan Arsa.

Tanpa ada Bruno Silva Dragan, Djukanovic Senang dengan Hasil Latihan PSIS

Tanpa ada Bruno Silva, Dragan Djukanovic Senang dengan Hasil Latihan PSIS Peserta Liga 1 2020, PSIS Semarang kembali lagi mengadakan latihan di bawah didikan pelatih Dragan Djukanovic di Stadion Citarum, Semarang, Itu sekaligus juga jadi session latihan pertama sesudah diliburkan beberapa waktu paling akhir walau masih tanpa ada dua pemain utamanya, Bruno Silva serta Flavio Beck.

Beberapa punggawa PSIS Semarang jalani serangkaian swab tes step ke-2, Selasa (15/9/2020) tempo hari. Mengenai hasilnya menunjukkan jika beberapa pemain dipastikan negatif serta bisa diteruskan dengan session latihan.

Semua pemain yang telah ada di tempat PSIS juga turut berlatih, termasuk juga bek asal Brasil, Wallace Costa. Bekas pemain Persela Lamongan itu barusan tiba ke Semarang akhir minggu tempo hari, serta sekarang audah berlatih dengan beberapa rekannya.

“Sangatlah baik latihan sore hari ini. Situasi fisik, strategial, pressing sangatlah baik semua. Lihat hasil swab tes saya benar-benar senang, sesudah sehari istirahat tempo hari,” jelas pelatih PSIS Semarang, Dragan Djukanovic selesai latihan.

PSIS Semarang makin tancap gas untuk menyiapkan diri hadapi rintangan pertandingan. Sesuai dengan agenda, kelanjutan minggu ke-4 Liga 1 akan diawali lagi pada 1 Oktober kedepan.

Hari Nur Yulianto serta teman-teman dinyatakan cuma akan melahap bagian latihan teratur dengan latih tanding internal, daripada beruji coba dengan team lain. Awalnya Dragan Djukanovic akui memang teamnya tidak membutuhkan eksperimen mendekati pertandingan berguling.

“Setelah itu PSIS Semarang akan latihan normal untuk menyongsong kelanjutan pertandingan yang telah dekat,” jelas bekas pelatih Borneo FC.

Masih Tanpa ada Bruno Silva serta Flavio Beck

Dalam session latihan itu, belum juga ada Bruno Silva serta Flavio Beck. Kedua-duanya masih ada di kampung halamannya, Brasil.

General Manajer PSIS, Wahyu Winarto menjelaskan, jika komunikasi di antara manajemen club dengan si pemain (Bruno Silva) masih berjalan baik. Dia pastikan belum masuknya Bruno Silva ke Semarang ialah murni sebab tentang administrasi supaya bisa terbang ke Indonesia.

Pria yang dekat dipanggil Liluk itu ajak pada semua simpatisan PSIS untuk stop kirim tanggapan atau pesan yang kemungkinan menyentuh perasaan Bruno Silva untuk seorang pemain.

“Kami mengharap semua simpatisan PSIS tidak untuk memojokkan satu pemain dalam ini Bruno Silva.¬† Tanpa ada Bruno Silva Dragan Djukanovic Senang dengan Hasil Latihan PSIS Kita nantikan saja serta mudah-mudahan secepat-cepatnya Bruno serta Flavio datang di Semarang,” jelas Liluk

Bruno Silva sendiri nampaknya sering membersihkan kangen bersama-sama team Mahesa Jenar. Nampak dari posting di account Instagram pribadinya yang sering memajang photo dianya berlaga dengan seragam PSIS.

Liluk memberikan tambahan jika besarnya kemauan Bruno Silva masih bermain untuk PSIS di kelanjutan pertandingan kelak. Yaitu dengan turut lakukan latihan walau dari jarak jauh, dengan minta program dari pelatih kepala Dragan Djukanovic.

“Satu lagi yaitu semasa Bruno Silva masih di Brasil, dia dengan aktif melakukan komunikasi dengan coach Dragan untuk minta materi latihan mandiri agar situasi fisiknya masih sempurna,” jelas Liluk.

Liga 1 2020: PSS Papar Fakta Belum Mengadakan Uji Coba

Liga 1 2020: PSS Papar Fakta Belum Mengadakan Uji Coba PSS Sleman terus menggeber persiapannya hadapi kelanjutan Shopee Liga 1 2020. Tetapi, PSS belum mengadakan pertandingan eksperimen.

Waktu persiapan PSS Sleman untuk melalui kelanjutan Liga 1 2020 cuma sisa tiga minggu. Harus PSS harus mengoptimalkannya dengan sebaik-baiknya.

Kecuali latihan teratur dalam lebih dari seminggu paling akhir, jadwal lain yang bisa diatur oleh PSS ialah program eksperimen. Diketahui beberapa team peserta Liga 1 sudah mengadakan latih tanding, serta menantang sama-sama peserta pertandingan.

Namun, PSS sampai sekarang belum bisa membuat jadwal eksperimen yang wajar serta sesuai keperluan club. Manager team PSS Sleman, Danilo Fernando, menjelaskan unsur kesehatan jadi alasan penting teamnya belum beruji coba.

“Sekarang ini belumlah ada gagasan eksperimen, sebab kami menimbang keadaan epidemi yang belum berkurang ini,” jelas Danilo Fernando, Senin (7/9/2020).

“Kami menimbang keselamatan pemain, sebab bila ada pemain musuh tanding yang positif itu bisa menyebar,” papar manager PSS Sleman itu.

Tunggu Kehadiran Pelatih

Kecuali konsentrasi pada latihan keras, PSS masih menunggu kehadiran pelatih kepala, Dejan Antonic. Si pelatih masih ada di Hong Kong untuk mengatur kelengkapan ketentuan untuk pulang ke Indonesia.

Bekas pelatih Borneo FC itu diberitakan selekasnya tiba ke Sleman untuk pimpin anak asuhannya berlatih. Tetapi bila kehadiran Dejan Antonic terlambat sampai waktu penerapan pertandingan, manajemen PSS belum memutuskan.

“Mengenai coach Dejan, minggu ini gagasannya beberapa surat yang diperlukan telah beres. Liga 1 2020: PSS Papar Fakta Belum Mengadakan Uji Coba¬† Kami belum punyai gagasan bila beliau sampai bulan depan belum kembali lagi. Mengenai gagasan cadangan itu akan dibahas dengan Direktur Penting, pak Marco Gracia Paulo,” jelas Danilo Fernando.