Rapor Baris Depan Barcelona: Messi Moncer, Lord Braithwaite Payah

Rapor Baris Depan Barcelona: Messi Moncer, Lord Braithwaite Payah – Barcelona ditegaskan tersisih dari persaingan perebutan titel juara La Liga 2020/2021. Peluang Blaugrana memenangkan persaingan musim ini ditegaskan tertutup selesai menerima kekalahan pada pertandingan melawan Celta Vigo, akhir minggu kemarin.

Ketidakberhasilan ini sebuah hal tragis. Masalahnya Barcelona sendiri sempat pernah diunggulkan bisa raih titel juara persaingan musim ini. Salah satunya faksi yang jagokan Barcelona ialah situs statistik Infogol.

Tidak cuma Infogol, situs Understat juga menyebutkan -secara matematis- nilai expected points (xPTS) Barcelona yang tertinggi antara team-team peserta La Liga yang lain. Menurut situs Understat, xPTS Barcelona capai angka 77,80.

Ada beberapa pemicu ketidakberhasilan Barcelona penuhi perkiraan dapat memenangkan La Liga musim ini. Diantaranya ialah kekurangan mereka dalam menyelesaikan kesempatan-peluang yang dipunyai.

Mengulas masalah kesempatan yang terbuang, kuat hubungannya dengan perform baris serangan Barcelona. Bagaimana rapor beberapa striker Barcelona musim ini? Baca artikel secara lengkap berikut ini.

Trincao

Walau tidak sering, Trincao sempat pernah mendapatkan peluang bermain pada musim ini. Pemain dari Portugal itu sempat pernah bermain di dalam 27 pertandingan, walau semakin banyak sebagai alternatif.

Dalam 589 menit bermain, Trincao sempat pernah cetak 3 gol. Tetapi, catatan ini memperlihatkan jika pemain berumur 21 tahun itu belum terlampau bagus dalam menyelesaikan kesempatan yang dipunyai. Masalahnya menurut situs Understat, Trincao mempunyai nilai expected goals (xG) sejumlah 3,13.

Dari data Understat, Trincao mempunyai kekurangan dalam menyelesaikan kesempatan yang didapatkan di luar kotak penalti musuh.

Ansu Fati

Ansu Fati adalah bintang muda Barcelona yang mentas pada musim ini. Pemain berumur 18 tahun ini menjadi salah satunya unggulan baris depan Blaugrana saat sebelum alami cidera kronis.

Fati sendiri sempat pernah tampil 7x. Dalam 448 menit bermain, pemain berdarah Guinea-Bissau itu sempat pernah cetak 4 gol.

Walau cuman 4 gol, catatan ini memperlihatkan jika fati benar-benar canggih manfaatkan kesempatan. Situs Understat memperlihatkan jika nilai xG Fati cuman sekitar 1,86. Ini tidak terlepas dari kegarangan Fati manfaatkan kesempatan yang didapatkan di kotak penalti musuh.

Ousmane Dembele

Dembele mendapatkan 29 kali peluang bermain pada musim 2020/2021. Di dalam 1684 menit bermain, pemain dari Prancis ini cetak 6 gol.

6 gol yang dibuatnya selama ini sebagai bukti apiknya pemain 24 tahun ini dalam menyelesaikan kesempatan yang dia punyai. Understat menulis jika Dembele mempunyai nilai xG sejumlah 5,89.

Dari data Uderstat, terlihat jika Dembele sangatlah baik manfaatkan kesempatan saat terpasang sebagai striker tengah dan pemain tengah kanan. Sementara, saat terpasang di status sayap dan pemain striker tengah, dia sering kesusahan membuat dan manfaatkan kesempatan.

Martin Braithwaite

Selama musim ini, Lord Braithwaite sempat pernah tampil 28 kali. Di dalam 1099 menit permainannya, striker asal Denmark ini sempat pernah cetak 2 gol.

Catatan ini termasuk kurang, terlebih bila diperbandingkan dengan kualitas kesempatan yang dipunyai Braithwaite. Situs Understat menulis jika nilai Braithwaite selama ini capai angka 6,00. Angka ini menjadikan sebagai salah satunya pemain Barcelona dengan kualitas kesempatan paling tinggi pada musim ini, di bawah Lionel Messi dan Antoine Griezmann.

Braithwaite sebagai penyimpangan di lini penyerang. Dia terbanyak mendapatkan kesempatan di kotak penalti musuh. Namum, di kotak penalti musuh jugalah dia kerap tidak berhasil manfaatkan kesempatan yang dipunyai.

Lumrah dengan perolehannya ini, Braithwaite mendapatkan rapor merah.

Antoine Griezmann

Griezmann sempat pernah disebutkan sudah bangun dan memperlihatkan kembali ketajamannya sesudah cetak 12 gol untuk Barcelona pada musim ini. Tetapi, catatan statistik memperlihatkan jika pemain dari Prancis ini sebenarnya tidak begitu bagus dalam manfaatkan kesempatan.

Dari 2556 menit bermain, Griezmann -menurut situs Understat- mempunyai nilai xG sejumlah 12,39.

Dari 12 gol yang dibuatnya, Griezmann cetak setengahnya saat terpasang sebagai striker. Tetapi, bukan sebagai striker lah Griezmann paling sanggup manfaatkan kesempatan yang dipunyai. Pemain berumur 30 tahun ini malah paling tajam saat terpasang sebagai striker sayap kiri. Dia sanggup cetak 3 gol dari kesempatan-peluang dengan nilai xG sejumlah 2,10.

Lionel Messi

Messi masih jadi nyawa Barcelona. Pemain dari Argentina ini jadi artis khusus kegarangan Blaugrana musim ini.

Selama ini, Messi cetak 30 gol dari 3017 menit bermain. Sementara, situs Understat menulis jika pemain berumur 33 tahun ini mempunyai nilai xG sejumlah 26,38.

Catatan 30 gol dan nilai xG 26,38 menahbiskan Messi sebagai pemain Barcelona yang paling ahli membuat kesempatan dan menyelesaikannya.

Messi sendiri, menurut situs Understat, paling bagus saat terpasang sebagai striker tengah. Kebalikannya, saat dimainkan sebagai pemain striker tengah, performnya, khususnya dalam menyelesaikan kesempatan, turun.

Syeikh Mansour Tanggung Ongkos Penggemar Man City ke Final UCL

Syeikh Mansour Tanggung Ongkos Penggemar Man City ke Final UCL – Pemilik Manchester City, Syeikh Mansour memberi berita bahagia ke beberapa The Citizens. Dia akan memikul semua ongkos untuk beberapa penggemar City yang bakal pergi memberikan dukungan teamnya di Final Liga Champions kelak.

Sama seperti yang telah dijumpai, City raih sebuah perolehan yang mengagumkan. Untuk pertamanya kali dalam riwayat club, The Citizens sukses tembus final Liga Champions.

Final Liga Champions musim ini direncanakan akan diadakan di Porto pada minggu kedepan. Sesudah Istanbul yang semestinya jadi venue penyelenggaraan kompetisi ini tidak dapat dimasuki karena terjadi ledakan kasus COVID-19.

Untuk menyemarakkan final pertama City ini, Syeikh Mansour memilih untuk mengongkosi perjalanan semua penggemar Manchester City yang tercatat dalam program sah club.

Tanggung Ongkos Perjalanan

Berdasar launching sah yang dikeluarkan Manchester City, ada banyak persyaratan dan ketetapan untuk mengikut program ini.

Beberapa penggemar harus daftarkan diri lebih dulu di situs sah City. Nanti mereka yang tercatat yang bakal diongkosi perjalanannya ke Porto.

Ongkos yang dijamin oleh Syeikh Mansour ialah ongkos penerbangan pulang ke Porto. Tetapi beberapa penggemar City cuman dikasih waktu 24 jam dari Final untuk pulang pergi, hingga mereka tidak dikenankan tinggal semakin lama di Portugal.

Wujud Penghargaan

Dalam launching resminya, Syeikh Mansour mengutarakan argumen kenapa dia ingin ‘mentraktir’ beberapa penggemar. Dia menyebutkan jika ini sebagai wujud penghargaannya ke team yang telah berusaha selama musim ini.

“Pep dan team ini telah jalani musim yang mengagumkan. Mereka sukses tembus final Liga Champions pada tahun yang susah, dan ini jadi peristiwa yang monumental untuk club,”

“Ini ialah peluang yang bagus untuk sebanyak-banyaknya penggemar mendatangi laga yang khusus ini. Khususnya mereka yang telah memberikan dukungan Manchester City di saat yang bagus dan susah,” katanya.

All English Final

Laga final Liga Champions musim ini akan menghadapkan dua club asal Inggris.

Havertz Tegaskan Keutamaan Empat Besar Untuk Chelsea

Havertz Tegaskan Keutamaan Empat Besar Untuk Chelsea – Kai Havertz menjelas kan penting untuk Chelsea untuk finish di empat besar Premier League musim ini.

Sekarang ini, Chelsea ada di urutan ke-3 di klassemen Premier League dengan 67 point. Tetapi, mereka bisa terlontar dari zone Liga Champions.

Perolehan point Timo Werner dan mitra bisa dikejar Liverpool dan Leicester City yang berada di bawah nya. Ke-2 team itu sama raih 66 point.

Pada pertandingan paling akhir, Chelsea akan bertemu Aston Villa yang tak lagi punyai sasaran khusus. Pertandingan di antara Chelsea menantang Aston Villa akan diadakan di Villa Park, Minggu (23/5/2021) malam WIB.

Finish 4 Besar

Chelsea membidik tiga point saat hadapi Aston Villa. Havertz menyebutkan finish di empat besar klassemen Premier League sekarang jadi sasaran khusus yang ingin diraih The Blues.

“Untuk kami itu yang terpenting,”

“Anda tiba kesini ke Chelsea pasti untuk memenangi piala, tapi kami ketahui jika paruh pertama musim ini bukan yang terbaik dan saat ini kami ada pada tempat di mana kami harus capai empat besar.”

Main di Liga Champions

Dengan finish di status empat besar, Chelsea akan bermain di Liga Champions musim depan. Havertz menjelaskan jika mereka benar – benar patut untuk tampil di persaingan Eropa itu pada musim depan.

“Gelar sudah lenyap untuk musim ini dan kami ingin bermain di Liga Champions tahun depan nya, itu 100% tentu,” sambungnya.

“Tiap pemain mempunyai kualitas untuk bermain di Liga Champions. Kami akan memberi yang terbaik dan semoga kami akan usai di situ dan bermain selanjutnya. tahun di Liga Champions.”

Liga Champions Bisa Jadi Pemasti Masa Depan Donnarumma di AC Milan

Liga Champions Bisa Jadi Pemasti Masa Depan Donnarumma di AC Milan – Gianluigi Donnarumma diberitakan ingin bertahan di dalam AC Milan namun tanpa Liga Champions, Rossoneri disebutkan akan kesusahan menjaga si penjaga gawang.

Milan berkemauan untuk dapat kembali lagi ke Liga Champions. Sekarang mereka sedikit kembali bisa raih sasaran itu.

Milan sendiri dapat mengambil langkah selama ini karena kontribusi Donnarumma. Namun musim depan ada peluang mereka akan ditinggal penjaga gawang 22 tahun itu.

Karena kontraknya usai pada musim panas 2021 kelak. Milan telah usaha perpanjang periode kerja Donnarumma namun perundingan dengan agennya berjalan ketat.

Donnarumma dan Liga Champions

AC Milan diberitakan telah usaha tawarkan upah sekitaran 8 juta euro per musim. kontrak itu dengan durasi lima tahun.

Tetapi agen Gianluigi Donnarumma yaitu Mino Raiola tidak mau menerimanya. Mereka ngotot ingin dibayarkan 10 juta euro /tahun.

Gazzetta dello Sport menjelaskan, Donnarumma sebenarnya ingin bertahan di dalam Milan. Karena dia benar-benar menyukai Rossoneri.

Namun laporan mereka menambah, tanpa Liga Champions, Milan akan kesusahan menjaga Donnarumma. Karena bila tidak lolos ke persaingan paling elit di Eropa itu, keuangan club akan dipengaruhi.

Juventus dan Donnarumma

Bila Gianluigi Donnarumma cabut dari AC Milan, karena itu dia tidak pakai repot cari club baru. Karena beritanya telah ada beberapa team yang siap menampungnya.

Diantaranya ialah Juventus. Bahkan juga Bianconeri disebutkan siap menumbalkan penjaga gawangnya saat ini yaitu Wojciech Szczesny.

Namun Gazzetta memberikan laporan jika untuk sekarang ini, Juventus belum juga bergerak sama sekalipun.

Mereka disebutkan belum memberi penawaran apa saja pada Donnarumma.

Gianluigi Donnarumma selama ini sudah bermain sekitar 250 kali untuk AC Milan di semua gelaran persaingan. Dia mencatat 87 assist.

Barcelona Akan Lepas Antoine Griezmann di Musim Panas?

Barcelona Akan Lepas Antoine Griezmann di Musim Panas? Sebuah isu baru tiba dari Barcelona. Team asal Catalunya itu dikabarkan akan jual Antoine Griezmann di transfer bursa musim panas kelak.

Di tahun 2019 lalu, Barcelona membuat transfer mengagetkan. Mereka bajak Griezmann dari Atletico Madrid berpenghasilan capai 120 juta Euro.

Dua musim paling akhir, Griezmann memperoleh peranan yang cukup utama di Barcelona. Dia sering dipercayai jadi juru gebrak El Blaugrana.

Dikutip Matteo Moretto, kebersama-samaan Griezmann dan Barcelona mempunyai potensi usai. Karena si penyerang akan dipasarkan Barcelona pada musim panas kelak.

Perform Tidak Optimal

Berdasar laporan itu, team pelatih Barcelona tidak senang dengan performa Griezmann.

Si penyerang dipandang tidak tampil semestinya pemain mahal. Itu kelihatan dari catatan gol dan assistnya yang buruk.

Itu kenapa Barcelona memandang Griezmann ialah pemain surplus hingga dapat dilepaskan pada musim panas kelak.

Mencari Dana

Laporan itu mengeklaim jika Barcelona jual Griezmann karena mereka perlu dana.

Pada musim panas kelak, Barcelona punyai beberapa sasaran transfer. Tetapi dana transfer mereka sekarang ini benar-benar terbatas.

Karena itu pemasaran Griezmann diinginkan dapat memberi tambahan dana transfer untuk El Blaugrana di transfer bursa mendatang.

Mahar Transfer

Kontrak Griezmann di Barcelona masih sisa 3 tahun kembali.

Si penyerang beritanya akan dilepaskan di angka 60 juta Euro.

Telah Saatnya Barcelona Berbicara: Adios, La Liga!

Telah Saatnya Barcelona Berbicara: Adios, La Liga! Barcelona kembali tidak berhasil manfaatkan peluang melonjak ke pucuk klassemen sementara La Liga. Mungkin, team bimbingan Ronald Koeman itu memanglah tidak ditakdirkan jadi juara pada musim ini.

Lionel Messi dkk cukup untung dapat mainkan pertandingan minggu ke-36 terlebih dahulu daripada dua kompetitornya, Atletico Madrid dan Real Madrid. Semestinya, kemenangan dapat membuat dua club itu jadi makin tertekan.

Peluang Barcelona mencetak kemenangan besar sekali, sehubungan mereka cuman bertemu dengan Levante yang menempati papan tengah klassemen. Gol dari Messi dan Pedri membuat Barcelona makin di atas angin.

Tapi, tanpa diakui, Levante sebagai tuan-rumah dapat dalam pertandingan ini dapat memberi perlawanan. Mereka menyamai score jadi 2-2. Ousmane Dembele membuat Barcelona kembali unggul, sampai Serio Leon membubarkan kemenangan mereka.

Barcelona Telah Tamat di Liga

Laga yang diadakan di Estadio Ciudad de Valencia itu juga usai dengan score seimbang 3-3. Barcelona, yang semestinya dapat merampas status pucuk dari Atletico, cuman dapat naik ke urutan ke-2 saja.

Status mereka belum betul-betul aman karena Real Madrid dapat mendahului jika sanggup menaklukkan Granada. Barcelona bisa juga ketinggalan jauh dari Atletico Madrid yang akan bermain menantang Real Sociedad hari Kamis (13/5/2021) esok.

Barcelona cuman dapat pasrah dan memberikan segala hal ke nasib dalam pemburuan gelar La Liga musim ini. Bahkan juga si pemain, Sergio Busquets, kelihatannya telah mengibarkan bendera putih.

“Kami mendapatkan status di mana kami berpikiran telah bermain secara baik, tetapi… liga secara ringkas usai sudah buat kami sekarang ini. Kami sudah bayar kekeliruan kami,” sebut Busquets.

Pergi dengan Perasaan Jelek

Ada beberapa penyesalan yang menyelimutinya pikiran Busquets selesai hadapi Levante barusan. Dia berasa jika teamnya semestinya dapat cetak gol semakin banyak dan tidak kecolongan dengan gampangnya.

“Kami pergi dengan hati jelek. Kami semestinya sanggup cetak gol semakin banyak tetapi hal umumnya terjadi, mereka sanggup cetak gol dengan demikian gampangnya,” sambungnya.

“Persis sama seperti pada beberapa laga awalnya, musuh kami cetak gol gampang. Levante manfaatkan kekeliruan kami, dan itu membuat kami kecolongan.”

Sama ini, Barcelona harus dapat sapu bersih dua pertandingan tersisa bila masih ingin keluar sebagai juara. “Sudah pasti, kesempatan kami memenangi gelar dengan beberapa partai yang masih ada benar-benar kecil,” ujarnya.

Dirugikan Wasit, Zidane: Madrid Semestinya Menang!

Dirugikan Wasit, Zidane: Madrid Semestinya Menang! Zinedine Zidane umumnya coba tutup mulut masalah beberapa keputusan wasit di atas lapangan. Tetapi, ini kali kelihatannya Zidane telah terlampau kecewa.

Senin (10/5/2021), Madrid ditahan seimbang Sevilla dengan score 2-2 dalam tanding kelanjutan La Liga. Di pertandingan berikut beberapa keputusan wasit polemis dan bikin rugi Madrid.

Persisnya pada menit ke-75, saat score masih 1-1, wasit Juan Martinez Munuera harus membuat keputusan besar. Madrid semestinya memperoleh penalti, tetapi awalnya ada sangkaan handball Eder Militao di kotak terlarang Madrid.

Wasit harus putuskan entahlah memberi penalti untuk Madrid atua penalti untuk Sevilla, dan ia pilih memberikan hadiah ke Sevilla.

Keputusan berikut yang membuat Zidane betul-betul geram. Apa ucapnya?

Optimis

Sebelumnya, Zidane memperjelas jika teamnya yakin bisa juara La Liga musim ini. Masihlah ada tiga pertandingan tersisa dan Madrid percaya dapat sapu bersih tiga pertandingan itu.

“Kami berasa optimis. Beberapa pemain memperlihatkan loyalitas mereka, karena mereka ingin memenangkan laga,” kata Zidane.

“Saya suka dengan jalannya laga. Kami akan hadapi tiga laga kembali dan kami akan berusaha sampai akhir.”

“Kami akan bermain kembali pada hari Kamis dan Minggu, dan kami akan konsentrasi ke beberapa laga ini,” paparnya.

Semestinya menang

Keputusan wasit betul-betul membuat Zidane geram. Karena bola sempat pernah sentuh badan Militao lebih dulu, baru sentuh lengannya.

Menurut ketentuan La Liga, semestinya kejadian begitu tidak terhitung handball. Entahlah kenapa wasit berbicara kebalikannya.

“Kita dapat berbicara, Anda [media] dapat menanyakan dan saya dapat menjawab, tetapi tidak ada verifikasi sekarang ini. Kami harus konsentrasi pada tiga pertandingan tersisa,” tegas Zidane.

“Saya kecewa dengan hasil ini, karena kami pantas memperoleh lebih bagus. Beberapa pemain sudah memberi segala hal di atas lapangan dan semestinya pantas menang.”

Dua set

Zidane mengaku pertandingan tidak jalan gampang, tetapi Madrid patut menang atas usaha keras mereka di set ke-2 . Sayang wasit membuat keputusan yang memiliki masalah.

“Kami tidak mengawali laga secara baik, tetapi kondisinya berlainan sesudah gol dan kami berkembang cepat. Kami pantas menang karena perform kami,” tutup Zidane.

Alasan Jose Mourinho Memilih AS Roma

Alasan Jose Mourinho Memilih AS Roma – Dengan CV mentereng, Jose Mourinho semestinya dapat menggarap club lain bernama yang semakin besar daripada AS Roma. Lalu, kenapa pria dari Portugal itu pilih Giallorossi sebagai labuhan selanjutnya?

Mourinho ditegaskan jadi pelatih AS Roma pada Selasa (4/5/2021) malam WIB. Dia akan gantikan Paulo Fonseca yang periode abdinya disetop demikian musim 2020/21 sah usai.

Oleh karena itu, Mourinho tidak akan menggarap Roma sampai periode pra-musim 2021/22 diawali. Dan berdasar sebagian laporan, dia akan menggarap Giallorossi sampai tahun 2024 kedepan.

Informasi ini tiba beberapa minggu sesudah Mourinho sah dikeluarkan oleh club awalnya, Tottenham. Dia bahkan juga sempat pernah memberi kisi-kisi tempat bertambatnya yang baru minggu kemarin, dengan berbicara jika dianya akan menggarap salah satunya pesaing Inter Milan.

Argumen Mourinho Pilih Roma

Saat bicara masalah pesaing Inter Milan, khalayak menyangka jika Mourinho akan latih Juventus musim depan. Raksasa Italia itu memang sering dihubungkan dengan beberapa pelatih terkenal karena banyak yang memandang Andrea Pirlo sudah tidak berhasil melakukan pekerjaannya.

Juventus di rasa pas dengan CV keren yang dipunyai oleh Mourinho. Terang, keputusan Mourinho tergabung dengan Roma cukup mengagetkan. Lalu apa yang memicu ia terima pinangan dari club ibu-kota Italia itu?

“Semangat yang mengagumkan dari penggemar Roma memberikan keyakinan saya untuk terima pekerjaan ini, dan saya tidak sabar ingin mengawali musim depan,” kata Mourinho di website sah club.

Memahami Tekad AS Roma

Disamping itu, Mourinho percaya tergabung dengan AS Roma sesudah terlibat perbincangan dengan direktur club, Tiago Pinto. Mourinho berasa tekad club searah dengan kepunyaannya. Hingga dianya tak perlu berasa sangsi untuk terima pinangan mereka.

“Sesudah tatap muka dengan pemilik club dan Tiago Pinto, saya segera pahami tekad mereka untuk AS Roma,” ungkapkan Mourinho kembali.

“Tekad dan dorongannya seperti yang selalu berikan motivasi saya dan bersama, kami ingin membuat project juara sepanjang sekian tahun di depan.”

“Saat itu, saya doakan Paulo Fonseca yang terbaik dan saya mengharap media menghargakan jika saya cuman akan bicara lebih jauh ketika waktunya. Daje Roma!” ujarnya.