Ditinggalkan Lacazette, Jalan keluar Arsenal Berada di Everton!

Ditinggalkan Lacazette, Jalan keluar Arsenal Berada di Everton! Arsenal sedang dalam visi cari penyerang baru panas musim ini. Ada kebimbangan masalah masa datang Alexandre Lacazette yang menggantung. Keperginya Lacazette memungkinkan terjadi.

Sekarang ini Lacazette masuk tahun akhir kontraknya di Emirates Fase yang akan lewat waktu pada Juni 2022 kedepan. Semestinya Arsenal telah membatasi Lacazette dengan kontrak baru.

Tetapi, beritanya ada permasalahan dalam perundingan ke-2  faksi. Lacazette menuntut peningkatan upah, Arsenal tidak dapat memberinya. Ketika yang serupa, Arsenal terlihat tidak betul-betul memerlukan tenaga Lacazette.

Karenanya, keperginya Lacazette menjadi salah satunya pilihan yang paling kemungkinan terjadi. Lantas apa gagasan Arsenal?

Diamkan Lacazette pergi?

Panas musim ini penting untuk Arsenal. Beritanya ada banyak pemain yang akan pergi seperti Hector Bellerin dan Eddie Nketiah. Lacazette termasuk juga pemain yang disangsikan.

Beritanya, status Lacazette mulai menarik perhatian Atletico Madrid dan Juventus. Ke-2  club ini tertarik karena harga Lacazette tidak terlampau mahal.

Penyerang 30 tahun ini bisa dibuktikan dapat cetak 17 gol di semua persaingan untuk Arsenal musim kemarin. Tetapi, hingga saat ini perundingan kontrak baru masih menggantung.

Arsenal mengangsung tiap pilihan. Salah satunya pilihan biarkan Lacazette pergi dan mengambil penyerang baru sebagai alternatif.

Lirik Calvert-Lewin

Penelusuran Arsenal untuk penyerang baru ini berbuntut pada nama Dominic Calvert-Lewin. Menurut The Telegraph, penyerang Everton ini sukses menarik perhatian Mikel Arteta dan pejabat club, Edu.

Calvert-Lewin mulai tampil bagus musim kemarin. Ia jadi unggulan Everton di baris serang, bahkan juga sempat menolong Everton berkompetisi di kelas atas.

Penyerang 24 tahun ini cetak keseluruhan 25 gol untuk club dan negara di semua persaingan. Antara 25 gol ini, cuman satu gol tiba dari peluang penalti.

Maknanya ketajaman Calvert-Lewin tak perlu disangsikan kembali. Penyerang beginilah yang diperlukan Arsenal.

Arsenal Cerai Pisah Bernd Leno?

Arsenal Cerai Pisah Bernd Leno? Kebersama-samaan Bernd Leno dan Arsenal kelihatannya tidak berjalan lama. Karena Arsenal merencanakan jual si penjaga gawang di panas musim ini.

Leno telah 3 tahun bela Arsenal. Dia diambil dari Bayer Leverkusen di tahun 2018 lalu.

Sepanjang 3 tahun di London Utara, perform Leno condong turun naik. Terkadang dia tampil dengan bagus, tetapi kadang dia membuat beberapa kekeliruan.

The Mirror mengeklaim jika Leno kemungkinan tidak ada di Arsenal musim depan. Karena dia akan dipasarkan oleh Mikel Arteta.

Perform Tidak Memberikan kepuasan

Laporan itu mengeklaim jika Arteta selama ini tidak senang berperforma Leno.

Dia memandang perform si penjaga gawang terlampau labil. Hingga gawang Arsenal banyak kecolongan.

Berikut kenapa Arteta pilih jual si penjaga gawang pada musim panas kelak dan cari substitusinya.

Dua Alternatif

Laporan itu mengeklaim jika Arsenal telah mempunyai alternatif Leno.

Pemain pertama kali yang akan dihadirkan Arsenal ialah Matt Ryan. The Gunners disampaikan ingin mematenkan si penjaga gawang dari Brighton sesudah mereka pinjam sepanjang 6 bulan.

Kontrak Tipis

Kontrak Leno di Arsenal akan habis pada tahun 2023.

Penjaga gawang 29 tahun itu beritanya akan di lepaskan di range angka 20 juta pounds pada musim panas kelak.
Lantas ada Penjaga gawang Ajax, Andre Onana yang masuk radar Arsenal walau dia terganjal kasus doping.

Statistik Menunjukkan Jika Arsenal Miskin Kreasi, Kangen Mesut Ozil

Statistik Menunjukkan Jika Arsenal Miskin Kreasi, Kangen Mesut Ozil, Arsenal kembali lagi tampil jadi team yang miskin kreasi waktu bertemu Leicester City. Di titik ini, figur Mesut Ozil juga muncul selaku pemain yang punyai imajinasi tinggi di atas lapangan.

Arsenal bertemu Leicester City di minggu ke enam Premier League. Ke tanding di Stadion Emirates, Arsenal kalah dari score 0-1 dari gol Jamie Vardy.

Hasil ini membuat Arsenal ada dalam desakan. Karena, ini jadi kekalahan ke-2 dengan berturut-turut yang didapatkan The Gunners di Premier League. Minggu kemarin mereka kalah atas Man City.

Keadaan semakin sulit bila menyaksikan agenda Arsenal ke beberapa laga di depan. Arsenal akan bertemu musuh susah seperti Manchester United, Aston Villa, serta Leeds United di gelaran Premier League.

Miskin Kreasi

Pertandingan menantang Leicester City sudah memperlihatkan jika Arsenal miskin kreasi, terutamanya ke set ke-2 . Karena, dalam catatan Squawka, The Gunners cuman punyai 1 kesempatan sejauh 45 menit. Benar-benar minim. Walau sebenarnya, ke set pertama kali, club asal London Utara sanggup melepas 10 tembakan.

Squawka menulis jika Arsenal cuman mengkreasi 17 kesempatan ke set ke-2 sampai minggu ke enam Premier League. Jumlah yang paling minim. Cuman 1 club yang tambah jelek dari Arsenal, Fulham.

Selaku info, Fulham sekarang ini ada di status sangat bawah klassemen Premier League serta tidak pernah menang.

Kreasi jelas jadi permasalahan penting Arsenal. Tetapi, ke beberapa pertandingan, mereka dapat sembunyi dari permasalahan itu melalui ketajaman Pierre-Emerick Aubameyang. Tetapi, waktu si bomber sedang jalani hari jelek, karena itu Arsenal juga menderita

Kangen Mesut Ozil?

Mikel Arteta punyai banyak pilihan di baris tengah Arsenal supaya lebih kreatif. Tetapi, selama ini Dani Ceballos serta Thomas Partey belum memperlihatkan performa yang sama keinginan. Partey perlu waktu untuk penyesuaian.

Nicolas Pepe masihlah jauh dari kata memberikan kepuasan. Sedang, Bukayo Saka belum sanggup tampil stabil. Willian, yang diinginkan jadi jalan keluar kreasi gempuran juga belum sanggup mengemban peranan yang penting ini.

Lalu, apa Arsenal harus kangen ke Mesut Ozil?

Kenyataannya, Mesut Ozil jadi salah satunya pemain sangat kreatif. Semenjak musim 2006/2007, seperti dicatat Squawka, cuman ada 2 pemain yang lebih kreatif dibandingkan Ozil dalam soal mengkreasi kesempatan yaitu Dimitry Payet serta Lionel Messi.

Arsene Wenger: Kemungkinan Saya Begitu Lama di Arsenal

Arsene Wenger: Kemungkinan Saya Begitu Lama di Arsenal, Arsene Wenger akan diingat untuk salah satunya pelatih paling baik dalam riwayat Arsenal. Ia mengeluarkan segala hal untuk club saat kerja disana, yang menurut dia sekarang kemungkinan terlalu berlebih.

Bagaimana tidak, Wenger habiskan 22 tahun mengatasi The Gunners. Ia baru pergi di akhir musim 2017/18 lantas, rekor yang mengagumkan.

Ia diketahui dengan catatan The Invincibles terbaik, persistensi bermain di Liga Champions dari musim ke musim hingga kemudian tidak berhasil pada musim 2016/17.

Kepergian Wenger termasuk pahit, ia dipaksa fans untuk tinggalkan kedudukannya sesudah tidak berhasil meningkatkan club. Sekarang gantian Wenger yang bicara masalah 22 tahunnya disana.

Kemungkinan kelamaan

Wenger tahu sedikit pelatih yang dapat memperoleh privilese kelihatannya, yaitu mengatasi team semasa beberapa puluh tahun. Tetapi, sekarang ia juga mengetahui jika kemungkinan 22 tahun kelamaan untuk satu club.

“Kemungkinan saya bertahan kelamaan [di Arsenal]. Saya tidak percaya. Tetapi, saya jaga loyalitas seperti hari pertama saya,” membuka Wenger ke The Times.

“Saya anggap saya sudah menuntun team lewat periode susah secara benar-benar sukses.”

“Pada beberapa titik orang mengatakan Anda begitu tua, tetapi mereka tidak betul-betul lihat apakah yang Anda kerjakan. Saya layani club sedapat mungkin,” paparnya.

Pahami

Walau kepergiannya tidak manis, tanpa ada piala serta dengan tekanan fans, Wenger akui tidak simpan rasa sedih. Dia paham bagaimana tempat serta kemauan fans, serta karenanya ia ikhlas mundur secara baik.

“Club berasa jika seharusnya saya stop. Saya tetap pahami ide jika itu dapat berlangsung. Supporter tidak suka lagi, beberapa dari mereka,” sambung Wenger.

“Anda dapat pahaminya, di titik spesifik, 22 tahun, beberapa orang ingin perkembangan,” tutupnya.

AC Milan Siap Bersaing Dengan Arsenal Dapatkan Bintang PSG

Enchantedceiling.com, Berita Sepakbola – AC Milan dikabarkan siap bersaing dengan Arsenal dalam perburuan winger Paris Saint-Germain Julian Draxler setelah sempat ditolak Januari lalu.

Beberapa outlet menyebutkan bahwa pada mercato musim dingin lalu, Draxler dapat hijrah ke Rossoneri sebagai bagian kesepakatan barter untuk membawa Lucas Paqueta ke PSG, akan tetapi pada akhirnya transaksi tersebut urung terwujud.

AC Milan Siap Bersaing Dengan Arsenal Dapatkan Bintang PSG

Menurut kabar dari Milan Live, pemain internasional Jerman tersebut berpeluang bergabung Il Diavolo dengan status pinjaman namun ia menolak lantaran tidak ingin pindah klub di pertengahan musim. Ia juga diketahui telah menolak tawaran Hertha BSC.

Surat kabar tersebut menyatakan situasinya mungkin akan menghadirkan kesempatan kedua bagi klub-klub peminatnya musim panas mendatang dengan menambahkan bahwa Draxler tak terburu-buru ingin hengkang.

Di sisi lain, The Gunners saat ini tengah mencari penganti Mesut Ozil dan dapat mengambil langkah untuk memboyong winger 26 tahun tersebut, namun menariknya RB Leipzig juga diyakini menaruh minat, tim tempat kandidat bos Milan selanjutnya, Ralf Rangnick, mengendalikan kebijakan rekrutmen.

Saat berbicara kepada Goal November lalu, Draxler ditanya mengapa ia tidak meninggalkan PSG musim panas lalu dengan menyatakan:
“Karena saya cukup puas dengan jatah waktu bermain saya musim sebelumnya.

“Saya memiliki pelatih yang membuat saya merasa seperti ia ingin memiliki saya di tim ini dan mengapresiasi kualitas saya.

“Saya merasa di rumah di klub dan kota ini. Selain itu, saya memiliki kontrak hingga 2021. Pada satu titik saya harus mencari ke mana perjalanan ini akan berlanjut. Mungkin bagus jika saya terus di PSG.”