Barcelona Akan Lepas Antoine Griezmann di Musim Panas?

Barcelona Akan Lepas Antoine Griezmann di Musim Panas? Sebuah isu baru tiba dari Barcelona. Team asal Catalunya itu dikabarkan akan jual Antoine Griezmann di transfer bursa musim panas kelak.

Di tahun 2019 lalu, Barcelona membuat transfer mengagetkan. Mereka bajak Griezmann dari Atletico Madrid berpenghasilan capai 120 juta Euro.

Dua musim paling akhir, Griezmann memperoleh peranan yang cukup utama di Barcelona. Dia sering dipercayai jadi juru gebrak El Blaugrana.

Dikutip Matteo Moretto, kebersama-samaan Griezmann dan Barcelona mempunyai potensi usai. Karena si penyerang akan dipasarkan Barcelona pada musim panas kelak.

Perform Tidak Optimal

Berdasar laporan itu, team pelatih Barcelona tidak senang dengan performa Griezmann.

Si penyerang dipandang tidak tampil semestinya pemain mahal. Itu kelihatan dari catatan gol dan assistnya yang buruk.

Itu kenapa Barcelona memandang Griezmann ialah pemain surplus hingga dapat dilepaskan pada musim panas kelak.

Mencari Dana

Laporan itu mengeklaim jika Barcelona jual Griezmann karena mereka perlu dana.

Pada musim panas kelak, Barcelona punyai beberapa sasaran transfer. Tetapi dana transfer mereka sekarang ini benar-benar terbatas.

Karena itu pemasaran Griezmann diinginkan dapat memberi tambahan dana transfer untuk El Blaugrana di transfer bursa mendatang.

Mahar Transfer

Kontrak Griezmann di Barcelona masih sisa 3 tahun kembali.

Si penyerang beritanya akan dilepaskan di angka 60 juta Euro.

Telah Saatnya Barcelona Berbicara: Adios, La Liga!

Telah Saatnya Barcelona Berbicara: Adios, La Liga! Barcelona kembali tidak berhasil manfaatkan peluang melonjak ke pucuk klassemen sementara La Liga. Mungkin, team bimbingan Ronald Koeman itu memanglah tidak ditakdirkan jadi juara pada musim ini.

Lionel Messi dkk cukup untung dapat mainkan pertandingan minggu ke-36 terlebih dahulu daripada dua kompetitornya, Atletico Madrid dan Real Madrid. Semestinya, kemenangan dapat membuat dua club itu jadi makin tertekan.

Peluang Barcelona mencetak kemenangan besar sekali, sehubungan mereka cuman bertemu dengan Levante yang menempati papan tengah klassemen. Gol dari Messi dan Pedri membuat Barcelona makin di atas angin.

Tapi, tanpa diakui, Levante sebagai tuan-rumah dapat dalam pertandingan ini dapat memberi perlawanan. Mereka menyamai score jadi 2-2. Ousmane Dembele membuat Barcelona kembali unggul, sampai Serio Leon membubarkan kemenangan mereka.

Barcelona Telah Tamat di Liga

Laga yang diadakan di Estadio Ciudad de Valencia itu juga usai dengan score seimbang 3-3. Barcelona, yang semestinya dapat merampas status pucuk dari Atletico, cuman dapat naik ke urutan ke-2 saja.

Status mereka belum betul-betul aman karena Real Madrid dapat mendahului jika sanggup menaklukkan Granada. Barcelona bisa juga ketinggalan jauh dari Atletico Madrid yang akan bermain menantang Real Sociedad hari Kamis (13/5/2021) esok.

Barcelona cuman dapat pasrah dan memberikan segala hal ke nasib dalam pemburuan gelar La Liga musim ini. Bahkan juga si pemain, Sergio Busquets, kelihatannya telah mengibarkan bendera putih.

“Kami mendapatkan status di mana kami berpikiran telah bermain secara baik, tetapi… liga secara ringkas usai sudah buat kami sekarang ini. Kami sudah bayar kekeliruan kami,” sebut Busquets.

Pergi dengan Perasaan Jelek

Ada beberapa penyesalan yang menyelimutinya pikiran Busquets selesai hadapi Levante barusan. Dia berasa jika teamnya semestinya dapat cetak gol semakin banyak dan tidak kecolongan dengan gampangnya.

“Kami pergi dengan hati jelek. Kami semestinya sanggup cetak gol semakin banyak tetapi hal umumnya terjadi, mereka sanggup cetak gol dengan demikian gampangnya,” sambungnya.

“Persis sama seperti pada beberapa laga awalnya, musuh kami cetak gol gampang. Levante manfaatkan kekeliruan kami, dan itu membuat kami kecolongan.”

Sama ini, Barcelona harus dapat sapu bersih dua pertandingan tersisa bila masih ingin keluar sebagai juara. “Sudah pasti, kesempatan kami memenangi gelar dengan beberapa partai yang masih ada benar-benar kecil,” ujarnya.

Ronald Koeman Pelatih Barcelona Musim Depan

Ronald Koeman Pelatih Barcelona Musim Depan  – Ronald Koeman cukup optimis masalah tempatnya sebagai pelatih Barcelona. Koeman percaya ia tetap jadi juru strategi club asal Catalan pada musim depan.

Koeman dipilih sebagai pelatih Barcelona di awal musim 2020/2021 ini. Koeman dipercaya cuman jadi jalan keluar periode pendek selesai musim 2019/2020 yang berjalan jelek untuk team.

Pelatih 58 tahun itu tidak diunggulkan akan bertahan pada musim 2021/2022 kelak. Ada beberapa isu yang menyangkutkan status pelatih Barcelona dengan figur Xavi, legenda yang sangat disegani di club.

Koeman Percaya Bertahan

Xavi sekarang latih club asal Qatar, Al Sadd. Xavi dipandang sudah meningkatkan style bermain sepak bola menarik dan unik Barcelona di timnya. Xavi juga dipercaya ada pada gagasan Joan Laporta, presiden Barcelona.

Tetapi, di tengah-tengah kencangnya isu Xavi, Koeman punyai keyakinan diri tinggi. Pria dari Belanda menyaksikan dianya tetap duduk di bangku pelatih Barcelona musim depan.

“Presiden [Joan Laporta] semenjak hari awal sudah memperlihatkan suport dan kepercayaannya ke saya,” kata Koeman diambil dari Marca.

“Sampai yang terjadi kebalikannya karena itu saya akan menjelaskan hal sama. Maka pada konsepnya, saya menyaksikan diri saya sebagai pelatih untuk musim depan,” tegas Koeman.

Masih Punyai Kontrak

Ronald Koeman sudah menepiskan kebimbangan dengan kemampuannya sebagai pelatih hebat. Ia sudah memberi gelar Copa del Rey. Disamping itu, Barcelona tengah berkompetisi untuk titel juara La Liga 2020/2021 ini.

Kecuali titel juara yang telah dicapai, Koeman punyai argumen kenapa optimis akan masih latih Barcelona. Koeman masih mempunyai kontrak dengan Blaugrana sampai Juni 2022 kelak.

“Saya punyai kontrak. Bila bukan itu permasalahannya, kita perlu berbicara,” tegas bekas pelatih tim nasional Belanda itu.

Coutinho Sadar Benar Performanya Masih Menyebalkan di Barcelona

Philippe Coutinho Sadar Benar Performanya Masih Menyebalkan di Barcelona, Philippe Coutinho jujur mengaku jika performnya untuk Barcelona selama ini belum juga sama keinginan. Agar demikian, ia mengharap dapat dimaklumi sebab Barca sendiri sedang lewat saat-saat peralihan.

Musim ini ialah musim pembuktian Coutinho. Ia sesungguhnya dihadirkan di tahun 2018, tetapi termasuk tidak berhasil keseluruhan dan harus dipinjam oleh Bayern Munchen musim kemarin.

Kehadiran Ronald Koeman selaku pelatih baru juga jadi peluang baru untuk Coutinho. Ia diundang pulang ke Camp Nou dan sudah terjebak dalam 4 gol dalam delapan performanya di liga. Agar demikian, Coutinho tahu benar jika permainannya belum juga sama keinginan.

Belum sama harapan

Selaku pemain yang pernah tidak berhasil, sekarang Coutinho tahu benar jika performnya belum sama harapan. Ada beberapa permasalahan, terhitung sempat luka. Tetapi, saat ini Coutinho lebih percaya sebab keadaan moralnya lebih kuat.

“Saya ketahui perform saya belum juga sama harapan seluruh orang,” papar Coutinho diambil dari Goal.

“Barca jadi perhatian beberapa orang dan yang dapat saya ucapkan hanya saya telah bekerja lebih keras untuk tingkatkan mentalitas.”

“Dan saat ini, saya anggap saya telah lebih kuat dalam hal tersebut [mental],” paparnya.

Perubahan psikis

Coutinho juga menyaksikan dianya telah pada keadaan psikis yang lebih bagus. 2 tahun lalu ia tidak berhasil sebab desakan psikis dan perselisihan dengan supporter. Saat ini ia semakin tenang serta lebih sanggup melawannya.

“Setiap saat Anda kalah dalam laga penting, atmosfer frustrasi tentu tampil. Tetapi, saya menyaksikan seluruh pihak pengin mengganti peristiwa susah ini,” ikat Coutinho.

“Secara psikis saya telah lebih kuat dari mulanya dan team kami berusaha keras untuk mengganti keadaan suit ini.”

Perlu proses

Selanjutnya, Coutinho berasa kesusahan Barca sekarang ini tak perlu dicemaskan. Musim masih panjang, dan Barca kini sedang lewat saat-saat peralihan.

“Kami sedang dalam proses penyempurnaan. Kami bertukar pelatih, beberapa pemain, semuanya sisi proses dari revolusi,” ikat Coutinho.

“Anda harus sabar dan coba lakukan semua langkah agar dapat selekasnya tampil bagus,” tutupnya.

Xavi Dapat Jadi Sir Alex Ferguson di Barcelona

Xavi Dapat Jadi Sir Alex Ferguson di Barcelona, Capres Barcelona Victor Font inginkan Xavi Hernandez jadi pelatih Blaugrana. Font ingin menyaksikan Xavi tahan lama di Camp Nou seperti seperti Sir Alex Ferguson di Manchester United.

Xavi sempat masuk selaku salah satunya calon pelatih Barcelona waktu Ernesto Valverde dikeluarkan. Tetapi, mereka selanjutnya pilih Quique Setien. Sesudah Setien dikeluarkan di akhir musim kemarin, Blaugrana sekarang ini dipegang Ronald Koeman. Pelatih dari Belanda itu sekrang sedang usaha kembalikan kemasyhuran Barca.

Xavi sendiri sekarang ini sedang latih club Qatar, Al-Sadd. Kontraknya di situ akan habis di akhir musim ini dan tidak ada perbincangan selanjutnya masalah ekstensi kontrak.

Tunjuk Xavi

Font akan maju dalam pilpres Barcelona pada 24 Januari kedepan. Bila dipilih selaku alternatif Josep Maria Bartomeu, ia akan menunjuk Xavi selaku pelatih. “Kami memutus beberapa tahun kemarin jika orang terhebat untuk menolong kami membuat organisasi kami ialah Xavi,” tutur Font ke Reuters.

“Baiknya kami dapat tempatkan Xavi selaku manager umum sepanjang tahun seperti Alex Ferguson di Manchester United. Tetapi jika ia perlu mainkan peranan lain, ia dapat fleksibel. Cuman sedikit orang yang punyai kualitas kepimpinan seperti ia.”

Tidak Seperti Guardiola

Sir Alex Ferguson ialah manager tersukses di sepak bola Inggris. Dia stelah memenangi 49 piala sepanjang 39 tahun profesi managerialnya, terhitung 38 bersama Manchester United.

Font inginkan Xavi berada di Barcelona sepanjang tahun dan tidak mengekspor kepiawaiannya ke tim-tim Eropa yang lain. “Saya sudah memberitahu Xavi jika kami tidak sanggup untuk mempunyai masalah lain seperti Pep Guardiola,” lanjut Font.

“Pep latih team khusus dengan benar-benar berhasil sepanjang sekian tahun selanjutnya ia berpindah dan ke persaingan lain (Bayern Munich dan Manchester City). Kami perlu mempunyai Xavi di club sepanjang 10 tahun di depan.”

Tidak Langsung Menggantikan Koeman

Meskipun begitu, Font memperjelas jika bukan bermakna Xavi akan gantikan Ronald Koeman dalam kurun waktu dekat. Koeman baru diangkat pada musim panas lalu dan dikontrak sampai 2022.

“Itu ialah keputusan yang akan dibikin direktur olahraga, tetapi kami mengucapkan syukur Ronald ambil rintangan ini di saat-saat susah. Kami suka menyaksikannya membuat keputusan berani dan mendayagunakan beberapa pemain muda yang punyai kekuatan,” sebut Font.

“Xavi punyai sudut pandang periode panjang. Ia baru 40 tahun, ia pernah ngomong ke saya jika profesi profesionalnya selaku pelatih masih panjang. Jadi tidak ada tekanan atau perselisihan.”

Barcelona Siap Tukarkan Griezmann Demi Pulangkan Neymar

Enchantedceiling.com, Berita Sepakbola – Barcelona nampaknya benar-benar ingin membawa pulang Neymar Junior ke Stadion Camp Nou. Demi mewujudkan transfer itu, Barcelona dikabarkan rela mengorbankan Antoine Griezmann.

Barcelona Siap Tukarkan Griezmann Demi Pulangkan Neymar

Padahal, Griezmann baru gabung Barcelona pada musim panas 2019 dari Atletico Madrid. Penyerang berkebangsaan Perancis tersebut didatangkan ke Camp Nou setelah Barcelona menebus klausul rilisnya senilai 120 juta euro.

Namun, penampilan Griezmann masih belum stabil di musim pertamanya bersama klub yang berjuluk Blaugrana tersebut. Dia baru mencetak delapan gol dari 26 kali penampilan di La Liga.

Oleh karena itu, sebagaimana diberitakan Sky Sports, Barcelona siap melepas Griezmann meski baru satu musim demi membantu mendanai transferNeymar dan Lautaro Martinez. Seperti diketahui, keuangan klub yang berasal dari Catalan itu terganggu karena pandemi virus corona.

Pemuncak klasemen La Liga tersebut kabarnya siap melegonya dengan harga 100 juta euro untuk Griezmann. Dana itu untuk membantu membeli Neymar yang dilabeli Paris Saint-Germain dengan harga 150 juta euro.

Maka dari itu, Barcelona berharap bisa mendapatkan Neymar dengan memasukkan Griezmann ke dalam kesepakatan. Jika si pemain maupun PSG tak tertarik dengan kesepakatan semacam itu, Barcelona siap menjual Griezmann ke klub lain.

Griezmann sendiri meyakini dirinya masih punya masa depan di Barcelona. Namun, jika Barcelona pada akhirnya bisa mendatangkan Neymar dan Lautaro, bukan tidak mungkin Griezmann akan makin tersisih.

Gagal Total Di Tes Pramusim Barcelona Membuat Binotto Kecewa

Enchantedceiling.com, Berita Formula 1 – Prinsipal tim Scuderia Ferrari yaitu Mattia Binotto mengaku kecewa berat dengan hasil tes pramusim di Barcelona beberapa hari lalu. Ferrari kala itu gagal bersinar dan harus puas berada di luar posisi sepuluh besar.

Gagal Total Di Tes Pramusim Barcelona Membuat Binotto Kecewa

Baik Sebastian Vettel atapun Charles Leclerc masih terlihat kesulitan untuk bisa mengendarai mobil baru dari Ferrari. Vettel hanya mampu menduduki peringkat 14 secara keseluruhan. Tidak jauh berbeda, Leclerc justru tampil lebih buruk dan berada dua strip di bawah Vettel. Hasil ini jelas berbanding terbalik dengan duo Mercedes yang berhasil mencatatkan waktu terbaik satu-dua.

Hasil ini kemudian membuat Binotto khawatir jika Ferrari sudah kalah start sejak tes pramusim. Begitu banyak masalah dalam mobil yang harus segera diperbaiki sebelum terlambat. Ia berharap jika Ferrari dapat menemukan solusi ampuh bagi permasalahan tersebut sebelum musim reguler benar-benar dimulai.

“Saya tidak optimis seperti tahun lalu, beberapa yang lain lebih cepat daripada kami pada saat ini. Seberapa cepat itu benar-benar sulit untuk dinilai dan saya akan memeriksa semua data. Tetapi saya tidak berpikir kami secepat mereka saat ini,” ucap Binotto saat diwawancara oleh media setempat.

“Apakah kami punya masalah? Tentu saja itu iya ketika Anda tidak secepat yang Anda inginkan. Tapi saya pikir masih terlalu dini untuk mendefinisikan dan memahaminya. Tiga hari tes sangat penting bagi kami, karena setidaknya kami telah mengumpulkan semua data dan memiliki gambaran yang jelas dan pemahaman yang lebih baik,” tukasnya.