Arsenal Cerai Pisah Bernd Leno?

Arsenal Cerai Pisah Bernd Leno? Kebersama-samaan Bernd Leno dan Arsenal kelihatannya tidak berjalan lama. Karena Arsenal merencanakan jual si penjaga gawang di panas musim ini.

Leno telah 3 tahun bela Arsenal. Dia diambil dari Bayer Leverkusen di tahun 2018 lalu.

Sepanjang 3 tahun di London Utara, perform Leno condong turun naik. Terkadang dia tampil dengan bagus, tetapi kadang dia membuat beberapa kekeliruan.

The Mirror mengeklaim jika Leno kemungkinan tidak ada di Arsenal musim depan. Karena dia akan dipasarkan oleh Mikel Arteta.

Perform Tidak Memberikan kepuasan

Laporan itu mengeklaim jika Arteta selama ini tidak senang berperforma Leno.

Dia memandang perform si penjaga gawang terlampau labil. Hingga gawang Arsenal banyak kecolongan.

Berikut kenapa Arteta pilih jual si penjaga gawang pada musim panas kelak dan cari substitusinya.

Dua Alternatif

Laporan itu mengeklaim jika Arsenal telah mempunyai alternatif Leno.

Pemain pertama kali yang akan dihadirkan Arsenal ialah Matt Ryan. The Gunners disampaikan ingin mematenkan si penjaga gawang dari Brighton sesudah mereka pinjam sepanjang 6 bulan.

Kontrak Tipis

Kontrak Leno di Arsenal akan habis pada tahun 2023.

Penjaga gawang 29 tahun itu beritanya akan di lepaskan di range angka 20 juta pounds pada musim panas kelak.
Lantas ada Penjaga gawang Ajax, Andre Onana yang masuk radar Arsenal walau dia terganjal kasus doping.

Arsene Wenger: Kemungkinan Saya Begitu Lama di Arsenal

Arsene Wenger: Kemungkinan Saya Begitu Lama di Arsenal, Arsene Wenger akan diingat untuk salah satunya pelatih paling baik dalam riwayat Arsenal. Ia mengeluarkan segala hal untuk club saat kerja disana, yang menurut dia sekarang kemungkinan terlalu berlebih.

Bagaimana tidak, Wenger habiskan 22 tahun mengatasi The Gunners. Ia baru pergi di akhir musim 2017/18 lantas, rekor yang mengagumkan.

Ia diketahui dengan catatan The Invincibles terbaik, persistensi bermain di Liga Champions dari musim ke musim hingga kemudian tidak berhasil pada musim 2016/17.

Kepergian Wenger termasuk pahit, ia dipaksa fans untuk tinggalkan kedudukannya sesudah tidak berhasil meningkatkan club. Sekarang gantian Wenger yang bicara masalah 22 tahunnya disana.

Kemungkinan kelamaan

Wenger tahu sedikit pelatih yang dapat memperoleh privilese kelihatannya, yaitu mengatasi team semasa beberapa puluh tahun. Tetapi, sekarang ia juga mengetahui jika kemungkinan 22 tahun kelamaan untuk satu club.

“Kemungkinan saya bertahan kelamaan [di Arsenal]. Saya tidak percaya. Tetapi, saya jaga loyalitas seperti hari pertama saya,” membuka Wenger ke The Times.

“Saya anggap saya sudah menuntun team lewat periode susah secara benar-benar sukses.”

“Pada beberapa titik orang mengatakan Anda begitu tua, tetapi mereka tidak betul-betul lihat apakah yang Anda kerjakan. Saya layani club sedapat mungkin,” paparnya.

Pahami

Walau kepergiannya tidak manis, tanpa ada piala serta dengan tekanan fans, Wenger akui tidak simpan rasa sedih. Dia paham bagaimana tempat serta kemauan fans, serta karenanya ia ikhlas mundur secara baik.

“Club berasa jika seharusnya saya stop. Saya tetap pahami ide jika itu dapat berlangsung. Supporter tidak suka lagi, beberapa dari mereka,” sambung Wenger.

“Anda dapat pahaminya, di titik spesifik, 22 tahun, beberapa orang ingin perkembangan,” tutupnya.