Havertz Tegaskan Keutamaan Empat Besar Untuk Chelsea

Havertz Tegaskan Keutamaan Empat Besar Untuk Chelsea – Kai Havertz menjelas kan penting untuk Chelsea untuk finish di empat besar Premier League musim ini.

Sekarang ini, Chelsea ada di urutan ke-3 di klassemen Premier League dengan 67 point. Tetapi, mereka bisa terlontar dari zone Liga Champions.

Perolehan point Timo Werner dan mitra bisa dikejar Liverpool dan Leicester City yang berada di bawah nya. Ke-2 team itu sama raih 66 point.

Pada pertandingan paling akhir, Chelsea akan bertemu Aston Villa yang tak lagi punyai sasaran khusus. Pertandingan di antara Chelsea menantang Aston Villa akan diadakan di Villa Park, Minggu (23/5/2021) malam WIB.

Finish 4 Besar

Chelsea membidik tiga point saat hadapi Aston Villa. Havertz menyebutkan finish di empat besar klassemen Premier League sekarang jadi sasaran khusus yang ingin diraih The Blues.

“Untuk kami itu yang terpenting,”

“Anda tiba kesini ke Chelsea pasti untuk memenangi piala, tapi kami ketahui jika paruh pertama musim ini bukan yang terbaik dan saat ini kami ada pada tempat di mana kami harus capai empat besar.”

Main di Liga Champions

Dengan finish di status empat besar, Chelsea akan bermain di Liga Champions musim depan. Havertz menjelaskan jika mereka benar – benar patut untuk tampil di persaingan Eropa itu pada musim depan.

“Gelar sudah lenyap untuk musim ini dan kami ingin bermain di Liga Champions tahun depan nya, itu 100% tentu,” sambungnya.

“Tiap pemain mempunyai kualitas untuk bermain di Liga Champions. Kami akan memberi yang terbaik dan semoga kami akan usai di situ dan bermain selanjutnya. tahun di Liga Champions.”

Super Power Real Madrid: Main Jelek Tetapi Tidak Kalah

Super Power Real Madrid: Main Jelek Tetapi Tidak Kalah – Real Madrid punyai satu kemampuan spesial. Pasukan Zinedine Zidane tahu triknya menghindar kekalahan walau bermain jelek.

Terbaru, Madrid ditahan seimbang Chelsea 1-1 dalam tanding putaran pertama semi-final Liga Champions 2020/21, Rabu (28/4/2021). Score seimbang di kandang sendiri jelek, tetapi sesungguhnya Madrid mujur.

Los Blancos hampir kalah seandainya bukan lantaran gol pengimbang Karim Benzema. Chelsea tampil lebih bagus dan pantas menang, tetapi Madrid dapat meredam mereka secara baik.

Mencuplik Marca, hasil ini satu kali lagi memperjelas kemampuan Madrid di bawah Zidane: Main jelek, tetapi tidak kalah.

Chelsea lebih kuat

Permainan Madrid di pertandingan tempo hari memang jauh dari keinginan. Chelsea lebih kuat di semua faktor, mereka lebih lincah, semakin kuat, penyeleksian status oke, dan terlihat memperlihatkan keinginan tinggi.

Chelsea betul-betul membuat Madrid kerepotan. Los Blancos hampir kalah, mujur masih mempunyai Karim Benzema yang bisa saja pembanding.

Bila disaksikan dari kacamata yang lebih luas, hasil seimbang ini juga sesungguhnya tidak begitu jelek. Madrid betul-betul belingsatan diakhir musim ini karena pukulan cidera, Zidane pantas disanjung dapat menjaga status team sampai sekarang ini.

Chelsea dapat ditaklukkan

Selanjutnya, Madrid memperlihatkan jika Chelsea-nya Thomas Tuhel dapat ditaklukkan. Usaha itu yang bakal coba mereka kerjakan saat mengunjungi Stamford Bridge untuk putaran kedua minggu kedepan.

Chelsea mengetahui jika mereka sudah buang peluang bernilai. The Blues demikian gagah di set pertama tempo hari, tetapi mereka cuman dapat bermain seri 1-1.

Sekarang, Chelsea akan menyongsong Madrid dalam tanding 90 menit ke-2 . Madrid akan tiba lebih siap serta lebih optimis, Chelsea harus waspada.

Tanding di Stamford Bridge minggu kedepan bisa saja awalnya penyesalan Chelsea karena tidak dapat mengoptimalkan performa jelek Madrid di putaran pertama.

Jadi Pemain Paling mahal Chelsea, Kai Havertz Tidak Berasa Terbeban

Jadi Pemain Paling mahal Chelsea, Kai Havertz Tidak Berasa Terbeban, Kai Havertz dihadirkan Chelsea dengan bandrol tinggi. Tetapi, bukti ini malah tidak membuat Havertz terbeban.

Havertz jadi bintang di transfer bursa musim panas kemarin. Banyak club disebutkan tertarik menggunakan jasanya sesudah tampil mengagumkan bersama Bayer Leverkusen. Pemain dari Jerman itu pada akhirnya jatuhkan opsi ke Chelsea. Club asal London itu keluarkan 80 juta euro untuk memperoleh Havertz.

Nilai sebesar itu jadikan Havertz selaku pemain paling mahal dalam sejauh riwayat Chelsea. Akhir kali The Blues lakukan pembelian mahal ialah waktu datangkan Kepa Arrizabalaga beberapa musim kemarin.

Tidak Terbeban

Berkaitan besarnya harga transfer dianya, Havertz akui tidak jadi masalah. Dia sekarang ini cuman pengin bermain baik untuk club anyarnya.

“Demikianlah langkah kerja pasar sepak bola. Saya tidak dapat meredamnya. Itu penyebabnya saya tidak ingin begitu pikirkannya,” kata Havertz. “Saya coba bermain sepakbola secara baik. Saya tidak pikirkan ongkos transfer saya saat saya masuk di lapangan.”

Kagumi Lampard

Havertz akui benar-benar mengagumi akan Frank Lampard. Havertz bahkan juga menyaratkan jika peluang belajar pada bos Chelsea itu begitu susah untuk ditampik. “Saya terus berkesan dengan teror cetak golnya. Saya menyaksikan hal tersebut mengagumkan untuk seorang pemain tengah,” tambah havertz.

“Itu sebagai ukuran saya sendiri. Bukti jika ia demikian berhasil serta di saat yang serupa demikian memikat membuat saya berkesan.” Selama ini Kai Havertz telah bermain sekitar 10 kali untuk Chelsea di seluruh gelaran pertandingan. Dia menyumbang 4 gol serta tiga assist.

Hakim Ziyech Brilian, Mason Mount: Pemain Hebat!

Hakim Ziyech Brilian, Mason Mount: Pemain Hebat!, Chelsea bisa berbangga diri menyaksikan pembuktian satu diantara pemain baru mereka, Hakim Ziyech. Bekas pemain sayap Ajax Amsterdam ini dapat dibuktikan tampil cemerlang untuk pertandingan-pertandingan paling akhir.

Ziyech pernah melepaskan beberapa waktu awalnya musim ini sebab luka lutut. Kiprahnya mau tak mau diundur, serta kebenaran Chelsea juga masih meraba-raba gabungan terhebat.

Pemain sayap berdarah Maroko-Belanda ini selanjutnya tampil cemerlang untuk tanding melawan Krasnodar di Liga Champions, serta kembali lagi memikat saat Chelsea menaklukkan Burnley 3-0 akhir minggu kemarin.

Hadirnya Hakim Ziyech Brilian dipercaya akan membuat gempuran Chelsea lebih beragam. Ini juga dianggap oleh rekanan segrupnya, Mason Mount.

Pemain teratas!

Mount terpesona menyaksikan Ziyech langsung menunjukkan diri untuk beberapa laga kiprahnya. Ziyech tidak cuma bermain bagus, ia juga memberi gol serta assists, yang pasti benar-benar menolong team.

“Pemain berkualitas dunia, terang nampak saat ia masuk serta cetak gol untuk pertandingan awalnya (vs Krasnodar) serta cetak gol kembali untuk kiprah Premier League-nya. Ia pemain cemerlang,” kata Mount ke Kilat.

“Benar-benar membahagiakan bermain bersama ia, benar-benar cerdas bawa bola. Ia memberi beberapa hal untuk team. Ia pemain yang sangatlah baik.”

Kemenangan untuk Pulisic

Sayang kemenangan 3-0 atas Burnley tempo hari harus mengonsumsi korban. Chelsea kehilangan Christian Pulisic yang menanggung derita luka untuk sesion pemanasan saat sebelum laga.

“Saya berasa kasihan untuk Christian. Ia merasai permasalahan untuk otot hamstringnya di sesion pemanasan, jadi mudah-mudahan ia dapat selekasnya sembuh,” ikat Mount. Hakim Ziyech

“Ia pemain mengagumkan. Kami mempersembahkan kemenangan ini hari buatnya.”

“Minggu tempo hari berjalan susah dengan 3 pertandingan datang. Kami banyak melancong jadi kami tidak punyai cukup waktu menyembuhkan diri, tetapi ini hari kami tampil oke” ujarnya.

Ini Pemicu Manchester United Belum Stabil vs Scott McTominay

Ini Pemicu Manchester United Belum Stabil vs Scott McTominay, Pemain tengah Manchester United, Scott McTominay mulai bicara berkenaan inkonsistensi perform Setan Merah pada awal musim 2020/21. McTominay mengaku secara singkat pra musim United punyai peran besar akan hal tersebut.

Manchester United jalani start yang cukup jelek pada awal musim 2020/21. Mereka kalah di 2 dari 3 pertandingan pertama mereka di EPL, di mana gawang mereka jebol 11 kali.

Tetapi kemudian, United pernah raih 2 kemenangan menantang Newcastle serta PSG. Tetapi mereka ditahan Chelsea 0-0 diakhir minggu tempo hari.

McTominay menyebutkan jika inkonsistensi perform MU karena pra musim mereka yang cepat. “Saya pikir pra musim kami kesempatan ini benar-benar minimum,” membuka McTominay

Sembuhkan Kesehatan

Dengan pra musim yang minim itu, McTominay menyebutkan harus teamnya harus mengembalikan kesehatan di laga sebenarnya serta itu sebetulnya tidak bagus.

“Kami cuman punyai 1 pertandingan eksperimen menantang Aston Villa, serta itu benar-benar kurang. Keadaan ini berlangsung sebab pandem ivirus ini.”

“Untuk kami, laga yang ada saat ini ialah kesempatan untuk kami untuk kembali lagi bugar. Saya individu berasa jika sasaran kami pada awal musim ialah bagaimana untuk kembali pada perform terhebat kami.”

Telah Lebih baik

McTominay memandang jika untuk sekarang ini situasi teamnya telah makin lebih baik. Dia memandang jumlahnya laga yang ditempuh MU dalam 2 bulan akhir membuat mereka telah makin bugar.

“Saat ini team ini telah ada di tingkat kesehatan yang betul serta tiap pemain kami lagi berusaha memberi yang terhebat di tiap laga.”

“Seluruh orang berusaha untuk bermain di team ini. Saya berasa seluruh pemain kami betul-betul konsentrasi untuk menjadi sisi dari team ini serta menjaga status mereka.” katanya.

Pertandingan Selanjutnya

Manchester United akan kembali lagi bermain di Liga Champions untuk pagi hari kelak. Mereka akan melayani RB Leipzig di laga ke-2 babak group Liga Champions musim ini.

Manchester United versus Chelsea, Edinson Cavani Dapat Tampil

Manchester United versus Chelsea, Edinson Cavani Dapat Tampil, Manager Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer memberi info berkaitan situasi teamnya menjelang tanding menantang Chelsea. Dia menyebutkan Edinson Cavani siap bermain di pertandingan ini.

Cavani adalah salah satunya perekrutan terkini United pada musim panas tempo hari. Dia diambil jadi free agent sesudah dia tidak perpanjang kontraknya bersama-sama PSG.

Cavani sendiri baru berlatih pada awal minggu tempo hari sesudah mengakhiri proses karantina. Dia tidak dibawa di laga menantang PSG sebab dia disebutkan belum bugar benar untuk bermain.

Solskjaer memverifikasi jika si penyerang siap bermain di pertandingan melawan Chelsea ini. “Saya pikir Harry, Mason serta Edinson dapat bermain untuk laga esok,” membuka Solskjaer yang diambil Manchester Evening. Baca tanggapan komplet si manager berikut ini.

Belum Bugar 100%

Tetapi Solskjaer memberikan indikasi jika Cavani peluang tidak bakal menjadi starter. Sebab dia memandang situasi si penyerang belum juga seutuhnya bugar untuk bermain.

“Edinson perlu penuhi seluruhnya faktor dalam program latihannya supaya dia siap bermain serta membuat imbas untuk team ini.”, “Saya akan bicara dengannya ini hari, begitu halnya Mason serta Harry.”

Ada Peluang

Tetapi Solskjaer tidak tutup peluang untuk Cavani menjadi starter di pertandingan menantang Chelsea.

Dia menyebutkan akan mengawasi situasi si penyerang lebih dulu di session latihan untuk tentukan apa dia siap bermain atau mungkin tidak.

“Pagi hari ini kami akan mengadakan session latihan, di mana ini penyiapan paling akhir kami sebelumnya laga. Tetapi saya tekankan mereka bertiga punyai peluang [untuk jadi starter musuh Chelsea].” katanya.

Balas Dendam

MU sendiri punyai visi balas sakit hati waktu temu Chelsea. Pasalnya akhir kali ke-2 team ini bertemu, Chelsea singkirkan MU di semi final FA Cup.

‘Saya Berasa Bersalah Jika Chelsea Kecolongan Banyak Gol’

‘Saya Berasa Bersalah Jika Chelsea Kecolongan Banyak Gol‘, Catatan pertahanan Chelsea yang demikian jelek membuat hati si kapten, Cesar Azpilicueta, jadi teriris. Chelsea Kecolongan Banyak Gol Pria berdarah Spanyol itu tuntut beberapa rekannya untuk lebih bagus lagi saat hadapi gempuran musuh.

Permasalahan ini sebetulnya telah nampak semenjak musim tempo hari. Dalam panggung di Premier League saja, Chelsea kecolongan 54 gol dari 38 laga. Untungnya mereka mampu finish di rangking keempat.

Jadi perbedaan, catatan kecolongan Chelsea di musim tempo hari tidak lebih bagus dari Brighton. Serta harus dipahami jika Brighton harus berusaha susah payah untuk menghindar zone kemunduran.

Chelsea datangkan Edouard Mendy, Thiago Silva, sampai Ben Chilwell untuk menangani persoalan ini. Sayang, selama ini, the Blues baru mencatat 1x clean

Azpilicueta Berasa Bersalah

Tidak hanya jadi kapten, Azpilicueta harus juga ikut bertanggungjawab atas permasalahan ini. Karena dia seringkali dipercayai oleh Frank Lampard untuk menjaga bagian kanan pertahanan Chelsea.

Tentunya, dia berasa bersalah waktu menyaksikan teamnya kecolongan banyak gol. Oleh karena itu, Azpilicueta mengharap partnernya tidak untuk perpanjang catatan jelek itu waktu bertemu dengan Sevilla.

“Waktu anda loyo dengan pertahanan, kadang kami berasa harus cetak 3 sampai 4 gol di tiap laga. Jadi bek, saya berasa bersalah waktu kecolongan banyak gol,” tutur Azpilicueta diambil dari Goal International.

“Kami harus mengatur kekeliruan individual serta dengan kelompok memutuskan yang lebih bagus. Sepanjang musim, anda tidak akan bermain dengan cantik serta menang 3 atau 4 gol tiap laga,” sambungnya.

Merepotkan Beberapa Striker

Sepanjang kondisinya belum berbeda, baris serangan Chelsea akan memperoleh beban yang berat. Karena mereka harus cetak banyak gol supaya the Blues dapat bawa pulang 3 point dari tiap laga.

“Ini ialah permasalahan yang perlu kami tuntaskan dengan kelompok serta pribadi. Kadang anda dapat berhasil lolos, tetapi anda tidak dapat tergantung di tiap laga untuk cetak 3 gol,” sambungnya.

“Anda pun harus memperoleh clean sheet. Penting untuk keyakinan team untuk mempunyai soliditas ini. Kami harus memperoleh stabilitas tidak untuk kecolongan gol.”

“Waktu anda punyai soliditas di pertahanan, itu akan memberikan dorongan untuk semua team, ke pemain menyerbu untuk membuat kesempatan,” tandas bekas pemain Marseille itu.

Fakta Chelsea Berbelanja Jor-joran: Eden Hazard

Fakta Chelsea Berbelanja Jor-joran: Eden Hazard, Chelsea menyongsong musim 2020/21 dengan jor-joran datangkan deretan pemain baru di bursa transfer musim panas. Faktanya: Eden Hazard.

Menurut manager Chelsea, Frank Lampard, berbelanja jor-joran itu dilaksanakan club untuk kompensasi untuk keperginya Eden Hazard ke Real Madrid musim kemarin.

Sepanjang 7 tahun menguatkan Chelsea, pemain sayap Belgia itu sudah jadi salah satunya pemain terhebat di Eropa. Saat Chelsea melepaskannya ke Madrid, mereka automatis kehilangan salah satunya pemain terbaik.

Musim kemarin, Chelsea masih dikenakan sangsi larangan transfer, serta Lampard juga harus meramu team dengan tim yang ada. Tetapi, Lampard sanggup bawa Chelsea finish rangking 4.

Musim Ini

Musim ini, sesudah kembali lagi bebas beraktivitas transfer, Chelsea telah datangkan deretan pemain bermutu. Hakim Ziyech, Timo Werner, Kai Havertz, Ben Chilwell, Edouard Mendy, Thiago Silva, sampai Malang Sarr telah mereka hadirkan.

“Kami kehilangan pemain yang kemungkinan adalah salah satunya yang terhebat di liga [Hazard],” kata Lampard, seperti diambil Goal International. “Tahun kemarin, kami tidak dapat berbelanja pemain, jadi kami konsentrasi ke lapangan.”

“Team-team yang diunggulkan masuk 6 besar telah belanja tahun kemarin, serta belanja lagi tahun ini.”

“Beberapa pemain yang telah mereka hadirkan tahun kemarin punyai peluang lebih bagus untuk bersatu dengan team. Team-team di atas kami telah membuat tim lama.”

“Kami pengin membuat tim kami. Kami sudah melepaskan 2 jendela transfer, serta saat ini kami sudah datangkan beberapa pemain yang kami nilai dapat membuat kami bertambah kuat,” tambah Lampard.

Desakan? Desakan Apa?

Musim kemarin, dengan tim yang dapat disebut terbatas, Lampard sanggup bawa Chelsea finish rangking 4 di Premier League. Musim ini, sesudah berbelanja jor-joran, Lampard jelas diinginkan memberikan prestasi lebih bagus.

Apa Lampard merasai desakan yang besar?

“Saya memahami, sebab demikianlah sepak bola,” katanya. “Kami perlu waktu untuk proses ini.” “Tetapi, kami pengin mematahkannya serta mengharap dapat menyaksikan hasilnya selekasnya.”

“Walau demikian, keinginan-harapan yang ada tidak semestinya jadi permasalahan untuk kami. Mengapa Anda pengin tangani Chelsea, atau bermain untuk Chelsea, bila tidak pengin merasai desakan atau tuntutan untuk berhasil? Oleh karenanya, sia-sia saja bermain untuk club ini.”

“Saya buka diri untuk semuanya tuntutan. Tetapi, kami tidak bisa membuatnya beban. Kami harus kerja keras serta merealisasikannya,” keras manager Chelsea itu.