Seandainya Kurang Sabar, Juventus Kemungkinan Tidak Akan Juara

Seandainya Kurang Sabar, Juventus Kemungkinan Tidak Akan Juara – Juventus sukses membuntel piala Coppa Italia selesai menaklukkan Atalanta dengan score 2-1 di partai final. Walau demikian, piala ini hampir melayang-layang seandainya Andrea Pirlo tidak ingin bersabar dengan penggantian pemain.

Kamis (20/5/2021), tanding sempat pernah terkunci dengan score 1-1 hingga kemudian Federico Chiesa cetak gol pada menit ke-73. Gol Chiesa ini menjadi pahlawan kemenangan Juve yang tampil lebih bagus di set ke-2 .

Menariknya, waktu itu Pirlo rupanya telah punya niat menarik Chiesa. Untungnya Pirlo tunda sedikit semakin lama dan bisa dibuktikan Chiesa dapat cetak gol pemasti.

Nyaris ambil Chiesa

Menurut Pirlo, karena permainan Juve yang lebih intensif di set ke-2 , ia berasa perlu menarik beberapa pemain untuk menyuntikkan energi dalam team. Chiesa menjadi salah satunya pemain yang awalannya ingin diambil.

“Kami hampir menarik ia [Chiesa] saat ia pada akhirnya cetak gol, demikianlah sepak bola. Tidak seluruh pemain dapat cetak gol pemasti di final kompetisi, jadi ini bagus untuknya,” tutur Pirlo di Football Italia.

“Cuadrado bermain terlampau protektif di set pertama, saya minta ia bermain lebih garang pada Gosens dan minta McKennie untuk menyusahkan bek tengah musuh.”

“Kami lakukan itu semua di set ke-2  dan laga jadi  lebih baik,” paparnya.

Piala penting

Pirlo tahu musim ini tidak dapat disebut memberikan kepuasan, bahkan juga Juve kemungkinan tidak berhasil tembus zone Liga Champions. Meskipun begitu, piala Coppa Italia ini masih tetap catatan penting dan menjadi persembahan untuk penggemar Juve.

“Kami ingin juara, untuk bawa pulang piala ini, walau musim ini disebutkan bukan musim positif,” lanjut Pirlo.

“Kami bangun bersama, pahami jika juara ialah sasaran penting. Kami sudah menaklukkan team-team luar biasa di semi-final dan final, jadi Juventus pantas memperoleh piala ini,” pungkasnya.

34 Piala! Perolehan Prima Cristiano Ronaldo

34 Piala! Perolehan Prima Cristiano Ronaldo – Juventus memperoleh gelar ke-2 nya pada musim 2020/2021 selesai jadi juara di Coppa Italia. Sedang, untuk Cristiano Ronaldo ini jadi gelar Coppa Italia pertama kalinya di Juventus.

Gelar Coppa Italia dipegang Juventus selesai menang atas Atalanta pada pertandingan final. Sang Nyonya Tua meraih kemenangan dengan score 2-1 pada tanding yang diadakan di Stadion MAPEI, Kamis (20/5/2021) pagi hari WIB.

2 gol Juventus diciptakan oleh Dejan Kulusevski dan Federico Chiesa di menit ke-31 dan 73. Sedang, gol Atalanta terbentuk melalui tindakan Ruslan Malinovsky di menit ke-41.

Sesudah 3 Musim

Untuk Juventus, gelar musim 2020/2021 ini jadi gelar ke-14 sejauh riwayat club. Sang Nyonya Tua memperjelas status mereka sebagai club dengan gelar Coppa Italia terbanyak dibandingkan team lain.

Gelar Coppa Italia punyai makna yang penting untuk Ronaldo. Karena, ia harus menanti sampai musim ke-3 untuk dapat raih gelar ini. Dua musim awalnya, Ronaldo selalu tidak berhasil juara.

Sekarang, perolehan Ronaldo di Italia telah komplet. Ronaldo punyai dua gelar scudetto Serie A dan dua Supercoppa Italiana. Titel juara Coppa Italia lengkapi catatan Ronaldo yang telah mempunyai semua gelar bersaing di Italia.

Catatan Prima Ronaldo

Ronaldo sekarang punyai catatan yang pleno dalam kariernya. Pemain 36 tahun sudah mempunyai 34 piala sejauh kariernya, baik bersama club atau timnas Portugal. Ronaldo raih semua gelar yang kemungkinan didapatkan di Inggris, Spanyol, dan Italia.

Ronaldo memboyong semua gelar yang kemungkinan dicapai di Inggris bersama Manchester United. Ia punyai gelar Premier League, Piala FA, Piala Liga Inggris, dan Community Shield.

Ronaldo lakukan hal sama di Spanyol bersama Real Madrid. Titel juara La Liga, Copa del Rey, dan Supercopa de Espana dicapainya.

Catatan Ronaldo semakin prima dengan 5 titel juara Liga Champions, empat gelar Piala Dunia Antar-klub, satu titel juara Euro dan satu gelar di gelaran UEFA Nations League. Prima, Ronaldo!

Syeikh Mansour Tanggung Ongkos Penggemar Man City ke Final UCL

Syeikh Mansour Tanggung Ongkos Penggemar Man City ke Final UCL – Pemilik Manchester City, Syeikh Mansour memberi berita bahagia ke beberapa The Citizens. Dia akan memikul semua ongkos untuk beberapa penggemar City yang bakal pergi memberikan dukungan teamnya di Final Liga Champions kelak.

Sama seperti yang telah dijumpai, City raih sebuah perolehan yang mengagumkan. Untuk pertamanya kali dalam riwayat club, The Citizens sukses tembus final Liga Champions.

Final Liga Champions musim ini direncanakan akan diadakan di Porto pada minggu kedepan. Sesudah Istanbul yang semestinya jadi venue penyelenggaraan kompetisi ini tidak dapat dimasuki karena terjadi ledakan kasus COVID-19.

Untuk menyemarakkan final pertama City ini, Syeikh Mansour memilih untuk mengongkosi perjalanan semua penggemar Manchester City yang tercatat dalam program sah club.

Tanggung Ongkos Perjalanan

Berdasar launching sah yang dikeluarkan Manchester City, ada banyak persyaratan dan ketetapan untuk mengikut program ini.

Beberapa penggemar harus daftarkan diri lebih dulu di situs sah City. Nanti mereka yang tercatat yang bakal diongkosi perjalanannya ke Porto.

Ongkos yang dijamin oleh Syeikh Mansour ialah ongkos penerbangan pulang ke Porto. Tetapi beberapa penggemar City cuman dikasih waktu 24 jam dari Final untuk pulang pergi, hingga mereka tidak dikenankan tinggal semakin lama di Portugal.

Wujud Penghargaan

Dalam launching resminya, Syeikh Mansour mengutarakan argumen kenapa dia ingin ‘mentraktir’ beberapa penggemar. Dia menyebutkan jika ini sebagai wujud penghargaannya ke team yang telah berusaha selama musim ini.

“Pep dan team ini telah jalani musim yang mengagumkan. Mereka sukses tembus final Liga Champions pada tahun yang susah, dan ini jadi peristiwa yang monumental untuk club,”

“Ini ialah peluang yang bagus untuk sebanyak-banyaknya penggemar mendatangi laga yang khusus ini. Khususnya mereka yang telah memberikan dukungan Manchester City di saat yang bagus dan susah,” katanya.

All English Final

Laga final Liga Champions musim ini akan menghadapkan dua club asal Inggris.

Havertz Tegaskan Keutamaan Empat Besar Untuk Chelsea

Havertz Tegaskan Keutamaan Empat Besar Untuk Chelsea – Kai Havertz menjelas kan penting untuk Chelsea untuk finish di empat besar Premier League musim ini.

Sekarang ini, Chelsea ada di urutan ke-3 di klassemen Premier League dengan 67 point. Tetapi, mereka bisa terlontar dari zone Liga Champions.

Perolehan point Timo Werner dan mitra bisa dikejar Liverpool dan Leicester City yang berada di bawah nya. Ke-2 team itu sama raih 66 point.

Pada pertandingan paling akhir, Chelsea akan bertemu Aston Villa yang tak lagi punyai sasaran khusus. Pertandingan di antara Chelsea menantang Aston Villa akan diadakan di Villa Park, Minggu (23/5/2021) malam WIB.

Finish 4 Besar

Chelsea membidik tiga point saat hadapi Aston Villa. Havertz menyebutkan finish di empat besar klassemen Premier League sekarang jadi sasaran khusus yang ingin diraih The Blues.

“Untuk kami itu yang terpenting,”

“Anda tiba kesini ke Chelsea pasti untuk memenangi piala, tapi kami ketahui jika paruh pertama musim ini bukan yang terbaik dan saat ini kami ada pada tempat di mana kami harus capai empat besar.”

Main di Liga Champions

Dengan finish di status empat besar, Chelsea akan bermain di Liga Champions musim depan. Havertz menjelaskan jika mereka benar – benar patut untuk tampil di persaingan Eropa itu pada musim depan.

“Gelar sudah lenyap untuk musim ini dan kami ingin bermain di Liga Champions tahun depan nya, itu 100% tentu,” sambungnya.

“Tiap pemain mempunyai kualitas untuk bermain di Liga Champions. Kami akan memberi yang terbaik dan semoga kami akan usai di situ dan bermain selanjutnya. tahun di Liga Champions.”

Liga Champions Bisa Jadi Pemasti Masa Depan Donnarumma di AC Milan

Liga Champions Bisa Jadi Pemasti Masa Depan Donnarumma di AC Milan – Gianluigi Donnarumma diberitakan ingin bertahan di dalam AC Milan namun tanpa Liga Champions, Rossoneri disebutkan akan kesusahan menjaga si penjaga gawang.

Milan berkemauan untuk dapat kembali lagi ke Liga Champions. Sekarang mereka sedikit kembali bisa raih sasaran itu.

Milan sendiri dapat mengambil langkah selama ini karena kontribusi Donnarumma. Namun musim depan ada peluang mereka akan ditinggal penjaga gawang 22 tahun itu.

Karena kontraknya usai pada musim panas 2021 kelak. Milan telah usaha perpanjang periode kerja Donnarumma namun perundingan dengan agennya berjalan ketat.

Donnarumma dan Liga Champions

AC Milan diberitakan telah usaha tawarkan upah sekitaran 8 juta euro per musim. kontrak itu dengan durasi lima tahun.

Tetapi agen Gianluigi Donnarumma yaitu Mino Raiola tidak mau menerimanya. Mereka ngotot ingin dibayarkan 10 juta euro /tahun.

Gazzetta dello Sport menjelaskan, Donnarumma sebenarnya ingin bertahan di dalam Milan. Karena dia benar-benar menyukai Rossoneri.

Namun laporan mereka menambah, tanpa Liga Champions, Milan akan kesusahan menjaga Donnarumma. Karena bila tidak lolos ke persaingan paling elit di Eropa itu, keuangan club akan dipengaruhi.

Juventus dan Donnarumma

Bila Gianluigi Donnarumma cabut dari AC Milan, karena itu dia tidak pakai repot cari club baru. Karena beritanya telah ada beberapa team yang siap menampungnya.

Diantaranya ialah Juventus. Bahkan juga Bianconeri disebutkan siap menumbalkan penjaga gawangnya saat ini yaitu Wojciech Szczesny.

Namun Gazzetta memberikan laporan jika untuk sekarang ini, Juventus belum juga bergerak sama sekalipun.

Mereka disebutkan belum memberi penawaran apa saja pada Donnarumma.

Gianluigi Donnarumma selama ini sudah bermain sekitar 250 kali untuk AC Milan di semua gelaran persaingan. Dia mencatat 87 assist.

Super Power Real Madrid: Main Jelek Tetapi Tidak Kalah

Super Power Real Madrid: Main Jelek Tetapi Tidak Kalah – Real Madrid punyai satu kemampuan spesial. Pasukan Zinedine Zidane tahu triknya menghindar kekalahan walau bermain jelek.

Terbaru, Madrid ditahan seimbang Chelsea 1-1 dalam tanding putaran pertama semi-final Liga Champions 2020/21, Rabu (28/4/2021). Score seimbang di kandang sendiri jelek, tetapi sesungguhnya Madrid mujur.

Los Blancos hampir kalah seandainya bukan lantaran gol pengimbang Karim Benzema. Chelsea tampil lebih bagus dan pantas menang, tetapi Madrid dapat meredam mereka secara baik.

Mencuplik Marca, hasil ini satu kali lagi memperjelas kemampuan Madrid di bawah Zidane: Main jelek, tetapi tidak kalah.

Chelsea lebih kuat

Permainan Madrid di pertandingan tempo hari memang jauh dari keinginan. Chelsea lebih kuat di semua faktor, mereka lebih lincah, semakin kuat, penyeleksian status oke, dan terlihat memperlihatkan keinginan tinggi.

Chelsea betul-betul membuat Madrid kerepotan. Los Blancos hampir kalah, mujur masih mempunyai Karim Benzema yang bisa saja pembanding.

Bila disaksikan dari kacamata yang lebih luas, hasil seimbang ini juga sesungguhnya tidak begitu jelek. Madrid betul-betul belingsatan diakhir musim ini karena pukulan cidera, Zidane pantas disanjung dapat menjaga status team sampai sekarang ini.

Chelsea dapat ditaklukkan

Selanjutnya, Madrid memperlihatkan jika Chelsea-nya Thomas Tuhel dapat ditaklukkan. Usaha itu yang bakal coba mereka kerjakan saat mengunjungi Stamford Bridge untuk putaran kedua minggu kedepan.

Chelsea mengetahui jika mereka sudah buang peluang bernilai. The Blues demikian gagah di set pertama tempo hari, tetapi mereka cuman dapat bermain seri 1-1.

Sekarang, Chelsea akan menyongsong Madrid dalam tanding 90 menit ke-2 . Madrid akan tiba lebih siap serta lebih optimis, Chelsea harus waspada.

Tanding di Stamford Bridge minggu kedepan bisa saja awalnya penyesalan Chelsea karena tidak dapat mengoptimalkan performa jelek Madrid di putaran pertama.

Barcelona Tak Miliki Uang Untuk Pulangkan Neymar

Barcelona Tak Miliki Uang Untuk Pulangkan Neymar – Pertaruhan masalah hari esok Neymar pada akhirnya selekasnya menemui titik jelas. Selesai menolong PSG menjatuhkan Bayern Munchen dari Liga Champions lalu, Neymar diberitakan telah putuskan akan bertahan di dalam Paris.

Neymar telah lama dihubungkan dengan kembalinya ke Camp Nou. Beritanya ia sempat pernah frustrasi di Paris dan Lionel Messi menginginkannya balik ke Barcelona.

Barca bahkan juga pernah menawar Neymar, tetapi ditampik mentah-mentah oleh PSG dengan nilai jual yang demikian tinggi.

Sekarang keadaannya makin susah. Joan Laporta kemungkinan ketarik pulangkan Neymar, tetapi keadaan keuangan Barca betul-betul tidak memberikan dukungan.

Terlampau mahal

Barca sekarang ini terbelit hutang yang cukup masif, seputar 1,1 miliar euro. Karenanya, ongkos transfer dan beban upah Neymar mustahil disanggupi Barca.

Beberapa lalu, Catalunya Radio lewat Marca mengakui jika Barca siap bayar 70-80 juta euro untuk Neymar, tetapi angka itu terang terlampau kecil untuk PSG.

Permasalahan yang lain ialah tuntutan upah Neymar. Beritanya bintang Brasil ini menuntut upah 70 juta euro /tahun.

Barcelona tidak mampu penuhi jumlah sebesar itu. Sekarang ini hutang mereka terlampau besar, bahkan juga Barca mengharap dapat menggunting upah Messi.

Selekasnya tanda tangan kontrak baru?

Disamping itu, Neymar dan PSG sedang bagus-bagusnya di Liga Champions musim ini. PSG baru mengambil langkah ke semi-final, semakin dekat sama piala mimpi mereka.

Dengan semua alasan ini, susah memikirkan Barcelona dapat pulangkan Neymar. Barca cuman dapat menanti kontrak Neymar habis.

Permasalahannya, PSG tidak biarkan kontrak Neymar berjalan habis. Sekarang ini mereka sedang mengupayakan kontrak baru, pasti dengan nilai fenomenal yang tidak dapat diberi Barca.

Pele Sebut Ronaldo Sebagai Pemain Terbaik Dunia

Enchantedceiling.com, Berita Sepakbola – Legenda sepakbola dunia, Pele menyebut penyerang Juventus, Cristiano Ronaldo sebagai pemain terbaik di dunia. Ronaldo yang konsisten mempertahankan kualitas permainannya di setiap musim kompetisi membuat kagum Pele.

Pele Sebut Ronaldo Sebagai Pemain Terbaik Dunia

“Hari ini pemain terbaik di dunia adalah Cristiano Ronaldo,” kata Pele seperti dikutip BolaSport.com dari The Sun.

“Saya pikir dia yang terbaik karena dia lebih konsisten, tetapi Anda tidak bisa melupakan Lionel Messi, tentu saja, tetapi dia bukan striker,” ungkapnya.

Ronaldo dan Messi terus membuktikan kapabilitasnya sebagai pemain terbaik dunia, dengan Ronaldo melanjutkan kehebatannya meski sudah pindah ke Juventus di Italia dan Messi masih setia dengan Barcelona.

“Hari ini pemain terbaik di dunia adalah Cristiano Ronaldo. Saya pikir dia yang terbaik, karena dia lebih konsisten, tetapi Anda tidak bisa melupakan Messi, tentu saja, tetapi dia bukan penyerang,” ujar Ronaldo, menyadur dari Football Italia, Rabu (25/3/2020).

Keduanya sudah berbagi gelar Ballon d’Or dalam 11 dari 12 penyelenggaraan terakhir dengan Messi unggul satu trofi dari rivalnya tersebut berkat raihan gelar Bola Emas keenam sepanjang karier pada bulan Desember lalu.

Sang mega bintang asal Argentina itu telah membantu Barca kembali ke puncak klasemen sementara La Liga dan mencapai babak gugur Liga Champions, mencetak 22 gol di semua ajang.

Sementara itu, Ronaldo telah mencetak 25 gol atas namanya sendiri di Juventus, termasuk 16 dalam 12 pertandingan terakhir di Serie A, yang menjaga tim asuhan Maurizio Sarri dalam trek yang benar dalam perburuan gelar Scudetto kesembilan secara beruntun.