Telah Saatnya Barcelona Berbicara: Adios, La Liga!

Telah Saatnya Barcelona Berbicara: Adios, La Liga! Barcelona kembali tidak berhasil manfaatkan peluang melonjak ke pucuk klassemen sementara La Liga. Mungkin, team bimbingan Ronald Koeman itu memanglah tidak ditakdirkan jadi juara pada musim ini.

Lionel Messi dkk cukup untung dapat mainkan pertandingan minggu ke-36 terlebih dahulu daripada dua kompetitornya, Atletico Madrid dan Real Madrid. Semestinya, kemenangan dapat membuat dua club itu jadi makin tertekan.

Peluang Barcelona mencetak kemenangan besar sekali, sehubungan mereka cuman bertemu dengan Levante yang menempati papan tengah klassemen. Gol dari Messi dan Pedri membuat Barcelona makin di atas angin.

Tapi, tanpa diakui, Levante sebagai tuan-rumah dapat dalam pertandingan ini dapat memberi perlawanan. Mereka menyamai score jadi 2-2. Ousmane Dembele membuat Barcelona kembali unggul, sampai Serio Leon membubarkan kemenangan mereka.

Barcelona Telah Tamat di Liga

Laga yang diadakan di Estadio Ciudad de Valencia itu juga usai dengan score seimbang 3-3. Barcelona, yang semestinya dapat merampas status pucuk dari Atletico, cuman dapat naik ke urutan ke-2 saja.

Status mereka belum betul-betul aman karena Real Madrid dapat mendahului jika sanggup menaklukkan Granada. Barcelona bisa juga ketinggalan jauh dari Atletico Madrid yang akan bermain menantang Real Sociedad hari Kamis (13/5/2021) esok.

Barcelona cuman dapat pasrah dan memberikan segala hal ke nasib dalam pemburuan gelar La Liga musim ini. Bahkan juga si pemain, Sergio Busquets, kelihatannya telah mengibarkan bendera putih.

“Kami mendapatkan status di mana kami berpikiran telah bermain secara baik, tetapi… liga secara ringkas usai sudah buat kami sekarang ini. Kami sudah bayar kekeliruan kami,” sebut Busquets.

Pergi dengan Perasaan Jelek

Ada beberapa penyesalan yang menyelimutinya pikiran Busquets selesai hadapi Levante barusan. Dia berasa jika teamnya semestinya dapat cetak gol semakin banyak dan tidak kecolongan dengan gampangnya.

“Kami pergi dengan hati jelek. Kami semestinya sanggup cetak gol semakin banyak tetapi hal umumnya terjadi, mereka sanggup cetak gol dengan demikian gampangnya,” sambungnya.

“Persis sama seperti pada beberapa laga awalnya, musuh kami cetak gol gampang. Levante manfaatkan kekeliruan kami, dan itu membuat kami kecolongan.”

Sama ini, Barcelona harus dapat sapu bersih dua pertandingan tersisa bila masih ingin keluar sebagai juara. “Sudah pasti, kesempatan kami memenangi gelar dengan beberapa partai yang masih ada benar-benar kecil,” ujarnya.