Dirugikan Wasit, Zidane: Madrid Semestinya Menang!

Dirugikan Wasit, Zidane: Madrid Semestinya Menang! Zinedine Zidane umumnya coba tutup mulut masalah beberapa keputusan wasit di atas lapangan. Tetapi, ini kali kelihatannya Zidane telah terlampau kecewa.

Senin (10/5/2021), Madrid ditahan seimbang Sevilla dengan score 2-2 dalam tanding kelanjutan La Liga. Di pertandingan berikut beberapa keputusan wasit polemis dan bikin rugi Madrid.

Persisnya pada menit ke-75, saat score masih 1-1, wasit Juan Martinez Munuera harus membuat keputusan besar. Madrid semestinya memperoleh penalti, tetapi awalnya ada sangkaan handball Eder Militao di kotak terlarang Madrid.

Wasit harus putuskan entahlah memberi penalti untuk Madrid atua penalti untuk Sevilla, dan ia pilih memberikan hadiah ke Sevilla.

Keputusan berikut yang membuat Zidane betul-betul geram. Apa ucapnya?

Optimis

Sebelumnya, Zidane memperjelas jika teamnya yakin bisa juara La Liga musim ini. Masihlah ada tiga pertandingan tersisa dan Madrid percaya dapat sapu bersih tiga pertandingan itu.

“Kami berasa optimis. Beberapa pemain memperlihatkan loyalitas mereka, karena mereka ingin memenangkan laga,” kata Zidane.

“Saya suka dengan jalannya laga. Kami akan hadapi tiga laga kembali dan kami akan berusaha sampai akhir.”

“Kami akan bermain kembali pada hari Kamis dan Minggu, dan kami akan konsentrasi ke beberapa laga ini,” paparnya.

Semestinya menang

Keputusan wasit betul-betul membuat Zidane geram. Karena bola sempat pernah sentuh badan Militao lebih dulu, baru sentuh lengannya.

Menurut ketentuan La Liga, semestinya kejadian begitu tidak terhitung handball. Entahlah kenapa wasit berbicara kebalikannya.

“Kita dapat berbicara, Anda [media] dapat menanyakan dan saya dapat menjawab, tetapi tidak ada verifikasi sekarang ini. Kami harus konsentrasi pada tiga pertandingan tersisa,” tegas Zidane.

“Saya kecewa dengan hasil ini, karena kami pantas memperoleh lebih bagus. Beberapa pemain sudah memberi segala hal di atas lapangan dan semestinya pantas menang.”

Dua set

Zidane mengaku pertandingan tidak jalan gampang, tetapi Madrid patut menang atas usaha keras mereka di set ke-2 . Sayang wasit membuat keputusan yang memiliki masalah.

“Kami tidak mengawali laga secara baik, tetapi kondisinya berlainan sesudah gol dan kami berkembang cepat. Kami pantas menang karena perform kami,” tutup Zidane.

Super Power Real Madrid: Main Jelek Tetapi Tidak Kalah

Super Power Real Madrid: Main Jelek Tetapi Tidak Kalah – Real Madrid punyai satu kemampuan spesial. Pasukan Zinedine Zidane tahu triknya menghindar kekalahan walau bermain jelek.

Terbaru, Madrid ditahan seimbang Chelsea 1-1 dalam tanding putaran pertama semi-final Liga Champions 2020/21, Rabu (28/4/2021). Score seimbang di kandang sendiri jelek, tetapi sesungguhnya Madrid mujur.

Los Blancos hampir kalah seandainya bukan lantaran gol pengimbang Karim Benzema. Chelsea tampil lebih bagus dan pantas menang, tetapi Madrid dapat meredam mereka secara baik.

Mencuplik Marca, hasil ini satu kali lagi memperjelas kemampuan Madrid di bawah Zidane: Main jelek, tetapi tidak kalah.

Chelsea lebih kuat

Permainan Madrid di pertandingan tempo hari memang jauh dari keinginan. Chelsea lebih kuat di semua faktor, mereka lebih lincah, semakin kuat, penyeleksian status oke, dan terlihat memperlihatkan keinginan tinggi.

Chelsea betul-betul membuat Madrid kerepotan. Los Blancos hampir kalah, mujur masih mempunyai Karim Benzema yang bisa saja pembanding.

Bila disaksikan dari kacamata yang lebih luas, hasil seimbang ini juga sesungguhnya tidak begitu jelek. Madrid betul-betul belingsatan diakhir musim ini karena pukulan cidera, Zidane pantas disanjung dapat menjaga status team sampai sekarang ini.

Chelsea dapat ditaklukkan

Selanjutnya, Madrid memperlihatkan jika Chelsea-nya Thomas Tuhel dapat ditaklukkan. Usaha itu yang bakal coba mereka kerjakan saat mengunjungi Stamford Bridge untuk putaran kedua minggu kedepan.

Chelsea mengetahui jika mereka sudah buang peluang bernilai. The Blues demikian gagah di set pertama tempo hari, tetapi mereka cuman dapat bermain seri 1-1.

Sekarang, Chelsea akan menyongsong Madrid dalam tanding 90 menit ke-2 . Madrid akan tiba lebih siap serta lebih optimis, Chelsea harus waspada.

Tanding di Stamford Bridge minggu kedepan bisa saja awalnya penyesalan Chelsea karena tidak dapat mengoptimalkan performa jelek Madrid di putaran pertama.